Monthly Archives: December 2010

Kaya yang Sesungguhnya

Standard

Suatu hari Rasulullah pernah bersabda,¬†“Demi Allah, bukan kefakiran yang aku khawatirkan terhadap kalian , tetapi yang aku khawatirkan adalah jika kekayaan dunia dilimpahkan kepada kalian sebagaimana telah dilimpahkan kepada orang-orang sebelum kalian, kemudian kalian akan berlomba-lomba mendapatkannya sebagaimana mereka berlomba-lomba dan akhirnya dunia itu membinasakan kalian sebagaimana ia telah membinasakan mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Salah satu perkara yang nanti akan ditanyakan kepada seorang hamba di hari Akhir adalah tentang hartanya.¬†“Seorang anak Adam tidak akan dapat menggerakkan kakinya pada hari Kiamat, sebelum ditanya empat perkara, tentang umurnya untuk apa dihabiskan, tentang masa mudanya apa yang telah dilakukan, tentang hartanya darimana diperoleh dan untuk apa dibelanjakan, dan tentang ilmu mana yang dia amalkan.” (HR. Ahmad)

Sungguh banyak manusia yang bercita-cita menjadi orang kaya, memiliki banyak harta, berharap dengan harta bisa berbuat sebanyak-banyaknya, padahal Allah berfirman.

“Dan sekali-kali bukanlah harta dan bukan (pula) anak-anak kamu yang mendekatkan kamu kepada Kami sedikit pun, tetapi orang-orang yang beriman da mengerjakan amal saleh, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlipat ganda disebabkan apa yang telah mereka kerjakan, dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (dalam Surga).” (QS. Saba’ : 37)

“With great power, there must also come great Responsibility” (Spiderman)

Sudah Siapkah menjadi kaya yang sesungguhnya?

Klik disini untuk melihat lebih dekat : Kaya yang Sesungguhnya

Advertisements

I-Request : Say “Love U Mom”

Standard

“Pada suatu hari tiga orang berjalan, lalu kehujanan. Mereka berteduh pada sebuah gua di kaki gunung. Ketika mereka di dalam, tiba-tiba sebuah batu besar runtuh dan menutupi pintu gua. Seorang dari mereka berkata kepada yang lain, “Ingatlah amal terbaik yang pernah kamu lakukan”. Kemudian mereka memohon kepada Allah dan bertawassul melalui amal tersebut, dengan harapan agar Allah menghilangkan kesulitan tersebut.

Salah satu diantara mereka berkata, ” Ya Allah, sesungguhnya aku mempunyai kedua orang tua yang sudah lanjut usia sedangkan aku mempunyai istri dan anak-anak yang masih kecil. Aku mengembala kambing, ketika pulang ke rumah aku selalu memerah susu dan memberikan kepada kedua orang tuaku sebelum orang lain. Suatu hari aku harus berjalan jauh untuk mencari kayu bakar dan mencari nafkah sehingga pulang telah larut malam dan aku dapati kedua orang tuaku telah tertidur, lalu aku tetap memerah susu sebagaimana sebelumnya. Susu tersebut tetap aku pegang lalu mendatangi kedua namun masih tertidur. Anak-anakku menangis untuk meminta susu ini dan aku tidak memberikannya. Aku tidak akan memberikan kepada siapa pun sebelum susu ini aku berikan kepada kedua orang tuaku. Kemudian aku tunggu sampai keduanya bangun. Pagi hari ketika orang tuaku bangun, aku berikan susu ini kepadanya. Setelah keduanya minum lalu kuberikan kepada anak-anakku.

Ya Allah, seandainya peruntukan ini adalah peruntukan yang baik karena Engkau Ya Allah, bukakanlah.” Maka batu yang menutupi pintu gua itupun bergeser.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Klik disini untuk melihat poster lebih dekat : Say “Love U Mom”

Shalat Sunnah Rawatib

Standard

Pernah suatu hari, Rasulullah melakukan Qiyamul Lail sampai kedua kakinya bengkak. Lalu Aisyah bertanya, “Mengapa engkau melakukan hal ini, wahai Rasulullah, bukankah Allah telah memberikan ampunan kepadamu atas dosa-dosa yang telah berlalu padamu dan juga yang akan datang?” Beliau menjawab, “Tidak bolehkah aku menjadi seorang hamba yang penuh rasa syukur?”.

Apakah Shalat Sunnah Rawatib itu? Apa saja keutamaannya? dan Kapan waktu-waktu untuk melaksanakannya? Baca Islam is Fun jilid Shalat Sunnah Rawatib berikut. Sudahkah Anda Shalat Sunnah hari ini?

Klik disini untuk melihat poster lebih dekat : Shalat Sunnah Rawatib