Karena Bu Risma

Standard

Bismillahirrahmanirrahim..

Oke, sebetulnya kontributor sontoloyo ini belum ijin sama empunya blog buat ngisi. Cuman desakan lingkungan *caelah* udah sangat kuat. (1) teman sebaya yang ngojok-ngojokin buat nulis di laman ini lagi; (2) kasus di lapangan *emang mau nulis apaan sampe bawa kasus segala* yang udah menggila, ntar diceritain; (3) abis nonton Mata Najwa edisi Bu Risma sampe meleleh air mata, jadi pengen berjuang bareng semampu yang saya bisa; (4) kemaren kakak kelas ngeshare video dan kayaknya saya nemu benang baru (dari kasus yang ntar saya ceritain) dan penting buat saya tulis ulang supaya bisa saya runut benangnya biar ga kusut dikepala (kepentingan pribadi).

videonya ada disini :

Cukup sekian aja yang bikin saya bulet untuk nulis lagi disini. Dan sebenernya saya rada2 ragu tadi, mau nulis disini atau di blog pribadi, tapi karena nilai yang saya bawa bakal kental banget dengan prinsip hidup, saya pilih disini karena saya memposisikan diri saya dengan identitas muslim, bukan pribadi saya sebagai manusia aja. Sebagai manusia, nilai yang saya anut bisa jadi salah, tapi nilai yang diajarkan Islam sudah pasti benarnya.

Karena degdegan takut salah nulis juga, saya tadi ngeberaniin diri nulis setelah saya nadzar baca Quran dulu.. semoga Allah ngasih lidah yang lurus supaya ga ada misunderstanding dan semoga pesan yang mau saya sampaikan bermanfaat buat semua.

Saya mau memulai tulisan ini dengan mengutip surat Al-Mu’minun 1 – 11 yang masyaAllah adalah surat yang saya baca sebelum nulis ini dan nyambung sekali dengan pembahasan. Mestakung?

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya. dan orang-orang yang memelihara sembahyangnya. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.

Demikian terjemahan surat itu. Allah personal sekali menuntun saya baca surat itu dengan ending kebaikan, karena Allah juga Mahatau kalo saya lebih kena dinasehatin baik-baik daripada ditakut2in api neraka.

Huff.. saya bingung mulai dari mana. Mulai dari informasi yang dikasih sama Bu Risma aja ya.. mengenai PSK usia 60 tahun dengan pelanggan anak SD/SMP dengan bayaran seribu-duaribu rupiah. Innalillahiwainnailaihirajiun.. Sedih? Alhamdulillah.

Sebetulnya, kasus kayak gini masih sangat banyak asal kita kuat mental baca dan nonton berita.

Kalo orang-orang ribut soal si neneknya, coba kita nengok ke anaknya. Adekku sayang, apa yang ada dipikiranmu sampai kamu ingin melakukan hal yang belum pantas untukmu? Ok, tahan pembahasan disini dulu ya. Saya mau cerita obrolan saya sama temen sekantor kemarin pagi. Oia, saya saat ini bekerja di Yayasan Kita dan Buah Hati, silakan googling kalo ingin tau lebih jelas, singkatnya Yayasan ini didirikan dan dipimpin oleh pejuang yang memerangi pornografi di Indonesia sampai berhasil membuat RUU Pornografi dan Pornoaksi disahkan oleh DPR RI pada 2009 silam. Ibu Elly Risman. Psikolog dan Mahaguru-nya para pakar parenting di Indonesia.

Pagi itu, sambil nunggu jam masuk kantor, kami diskusi soal perilaku anak pra remaja (8-12 tahun). Kantor kami kuat dalam hal riset. Semua materi yang dibawa oleh trainer kami, selalu based on research. Diskusi kami berlandas pada hasil riset Divisi Anak dan Remaja (DIAR). saya yang memulai diskusi karena saya sedang merapikan pekerjaan saya yang melibatkan data itu. Saya terbengong-bengong ketika membaca hasil riset DIAR terhadap anak SD kelas 5 dan 6 yang menampilkan data kualitatif mengenai persepsi dan pertanyaan anak tentang “pubertas”, “pacaran”, dan “seks dan perilaku seksual”. Bergidik bacanya. Ya Allah sayangku, kalian sudah tau sejauh ini kah? Bahkan ada beberapa istilah yang harus saya googling karena sebagai remaja usia 26 tahun saya gagal faham. Tak usahlah saya share disini yaa.. Menariknya, hasil riset itu menunjukkan hasil yang berbeda signifikan antara persepsi anak pra remaja putra dan putri. Anak putra memiliki persepsi dan pertanyaan yang cenderung ‘liar’ daripada anak putri.

Singkat cerita, diskusi kami mengarah kepada mengapa polanya demikian. Sebelumnya, saya sempat membaca bahwa senyawa kimia (neurotransmitter) yang mengatur perasaan intim jangka pendek (maaf, libido) sangat berbeda dengan hormon yang mengatur perasaan intim jangka panjang (menjalin hubungan, atau anak jaman sekarang menyebutnya pacaran).

Yang mengatur perasaan intim jangka pendek adalah dopamin yang menimbulkan sensasi senang dan puas. Sedangkan yang mengatur perasaan intim jangka panjang adalah oksitosin, senyawa kimia yang sama dikeluarkan oleh ibu yang menyusui sehingga anak bayi bisa nempel sama emaknya dan merasa nyaman (lebih untuk memperkuat hubungan batin).

dopamin

Dopamin adalah neurotransmitter yang diatur oleh kelenjar dalam otak yang disebut pituitari. Pituitari aktif karena apa? Karena ada rangsangan dari hipotalamus. Hipotalamus ngapain ngaktifin pituitari? Dia punya informasi dan menyampaikan pada pituirari. Informasi dapat dari mana? Dari APA YANG KITA LIHAT.

Ketika pituitari aktif, ia akan memerintahkan testis untuk menghasilkan testosteron. Testosteron ini yang menciptakan dorongan melakukan aktifitas seksual. Testosteron ini yang mengatur pituitari menghasilkan dopamin, sehingga ketika dorongan aktifitas seksualnya terpenuhi, dopamin ini akan dilepaskan dan menciptakan perasaan senang dan puas. Ovarium juga menghasilkan testosteron tapi dalam jumlah yang jauh lebih sedikit daripada testis dan itupun langsung dikonversi menjadi estrogen untuk mematangkan sel telur. Yang punya testis siapa? Anak putra kan? Jadi yang jumlah testosteronnya lebih banyak siapa? Anak PUTRA! Wajar ketika ada anak putri yang nanya, “kak, kenapa sih anak cowo suka ngeres?”

aslide24

Maka menjadi sangat wajar ketika di usia yang sama, dengan paparan lingkungan yang sama, anak PUTRA menjadi jauh lebih sexually active daripada anak putri. Oleh karenanya pertanyaan putra mengenai seks dan seksualitas sangat liar dan jumlahnya mencapai 138 pertanyaan berbeda dari 50 responden. Sedangkan pertanyaan putri masih sangat selugu usianya dan lebih banyak mengenai “kapan sih pacaran dibolehkan?” atau “menstruasi itu apa?” dengan jumlah pertanyaan berkisar 30 jenis dari 50 responden.

Oh, ada data lucu, dari hasil riset mengenai pacaran, ga satu persenpun anak laki bilang mereka pacaran. Sedangkan di hasil putri 4% mereka bilang sedang pacaran. Jadi, jangan-jangan bocah-bocah tengik berkromosom XY itu ga ngakuin pacarnya :)) ..kasian deh adek-adek cewe, kalian ga diakuuuuu.. sayaaaaaanggggg

Sama satu lagi, soal persepsi anak putra dan putri tentang aktifitas pacaran. Man, anak putra jawabnya, “pegangan tangan, ciuman, pelukan, dan satulagi adalah kata yang ga bisa saya tuliskan”, anak putri ga satupun jawab gitu, mereka jawab, “pacaran itu perasaan saling menyayangi antara laki-laki dan perempuan; atau hubungan untuk sampai pada pernikahan”. Ngenes ga loe?

Bahkan kakak-kakak DIAR pernah nemu gambar : anak kecil pacaran, dikepala masing-masing ada baloon, baloon di kepala cewe gambarnya ‘love-hati’, tau ga baloon di kepala cowo gambarnya apa? gambar ‘love-hati’ juga, tapi dibalik. OK, itu gambar apa? udah gede lah yaa.. so? terbuktikan soal mekanisme kerja hormon? Jadi bilang sama adek-adek perempuan kita tersayang, “honey, jangan mau deh ditipu-tipu ama kata pacaran”

Kita lurus lagi. Ibu Risma bercerita, anak-anak yang menjadi pelanggan PSK adalah juga anak-anak yang telah terpapar lingkungan lokalisasi. Artinya, stimulasi anak-anak itu terhadap aktifitas seksual sudah tidak dapat difilter. Mereka sangat sexually active. Bayangkan, dalam kondisi demikian, sedangkan teman sebaya mereka (anak putri) masih belum kepikiran yang begitu-begituan, mau lari kemana anak-anak putra kita tersebut? Ya! Lokalisasi jawabannya.

Sampai sini paham? berlanjut yaa..

Kita mundur ke belakang sedikit, mengenai paparan anak terhadap aktifitas seksual. Hey kalian para wanita yang kelak akan memiliki anak laki-laki, atau kalian yang punya adik laki-laki, dan kalian para lelaki yang akan menjadi penanggung jawab anggota keluarga kalian, berhati-hatilah.. jagalah mereka. Kenapa? Paparan itu halus. Kasus dari ibu Risma adalah paparan ekstrim. Tapi taukah bahwa paparan itu juga bisa sedikit-sedikit disisipi dari hal yang sama sekali tidak kita anggap ‘keterlaluan’?

Iklan handuk, iklan pakaian dalam, iklan sabun, iklan parfum, ah iklan apapun yang menunjukkan keindahan tubuh wanita, itu adalah tombol ON untuk memasukkan konten ‘kotor’ selanjutnya secara bertahap dan bertingkat. Pelaku industri pornografi tau betul hal ini. Riset mereka jauh lebih canggih dari yang kita bayangkan. Randy Hyde, seorang psikolog terapis pornografi sekaligus kolega pakar neurosains Donald Hilton mengatakan bahwa sekali tombol ON itu nyala, kita ga bisa matiin lagi. Kita cuma bisa ngerem dengan susah payah.

Konten ‘kotor’ itu masuk secara bertahap dan samar sekali. Bermula dari legal content seperti iklan, majalah remaja yang menampilkan pakaian kurang bahan, apapun lah yang diijinkan pemerintah kita, yang kita sendiri pun menganggap hal itu lumrah. Kemudian meningkat menjadi soft porn seperti majalah pria dewasa. Kemudian meningkat lagi ke komik dan film hollywood yang punya adegan lalalalanya. Kemudian meningkat lagi ke games tembak-tembakan yang kalo menang dapet hadiah cewe yang boleh diapa-apain (ini yang mengakibatkan munculnya istilah ‘cabe-cabean’, ajib yaa.. bermula dari games!). Dan selanjutnya ke atas sampe muncullah berita-berita kasus perkosaan dan pembunuhan.

Apa yang terjadi pada anak yang terpapar? Kalo yang diliat masih iklan pakean renang sih paling pertama kali responnya kaget, jijik, malu sendiri. Nah, sebelum saya jelasin eskalasinya, saya mau jelasin isi kepala kita dulu ya : OTAK.

Jadi ya temen-temen, Jordan Grafman, PhD, peneliti Neuroscience dari University of Wisconsin-Madison bilang, pada otak manusia, ada bagian yang didesain khusus oleh Tuhan untuk membedakan manusia dari spesies lain, sebagai spesies paling sempurna, yaitu memiliki kemampuan untuk memilih dan memiliki adab atau nilai-nilai fitrah (kebenaran). Artinya apa? ANAK ITU DILAHIRKAN GA POLOS, TAPI UDAH DI INSTALL NILAI-NILAI KEBAIKAN OLEH PENCIPTANYA.

Bagian mana sih itu? Tuh, dijidat kanan atas alis loe. Pegang tuh, itu namanya Pre Frontal Cortex. Dia direkturnya otak kita. Dia adalah ‘manusia’nya otak kita. Dia adalah bos bijaksana yang bikin loe jadi manusia, karena hewan ga bisa memegang teguh moral dan nilai, karena hewan ga bisa loe tuntut untuk bertanggung jawab apalagi untuk perencanaan masa depan, ga bisa ngatur emosi untuk nunda kepuasan, ga bisa ngontrol diri, ga bisa menerima konsekuensi, dan ga bisa mengambil keputusan berdasarkan logika. Itu kan yang membedakan manusia dari spesies apapun di muka bumi ini? Dan yang saya sebut diatas, adalah fungsi dari PFC sang Direktur.

amygdala-prefrontal-cortex

Kabar buruknya, bagian itu matengnya baru di usia 25 tahun. Gue mendadak inget kalimatnya Uncle Ben di Spiderman 1 pas nyindir Peter yang bandel di usianya yang 25, “Peter, these are the years when a man changes into the man he’s going to be for the rest of his life. Just be careful who you change into.”. (OOT, pelem luar negri emang kuat banget risetnya yak). OLEH KARENA ITU JUGA, wahai orang dewasa, sabar sama anak-anak.. otaknya belum bersambungan.. berhenti marahin anak-anak dan berlaku kasar terhadap mereka, anaknya salah ya orangtuanya yang kudu bener ngasuhnya. Nah, kabar baiknya, kalo pola pengasuhan keluarganya baik, itu direktur bisa mateng lebih cepet.

Paparan pornografi dan nilai-nilai buruk bisa membunuh direktur sangat perlahan. Ini bukan saya yang bilang yaa.. itu yang bilang Dr. Donald Hilton Jr, Psikoterapis dan Ahli Neurosurgical dari University of Texas. Beliau sahabat Ibu Elly dan pernah diundang Buah Hati buat ngadain seminar bareng Kemenkes buat ngejelasin bahwa kerusakan otak orang yang adiksi pornografi itu kalo dilihat di MRI sama persis dengan kerusakan otak orang yang kecelakaan naik mobil ferrari dengan kecepatan sangat tinggi. Kalo narkoba ngerusak otak di 3 bagian, obesitas ngerusak otak di 2 bagian, pornografi ngerusak otak di LIMA bagian.

Gimana caranya? Saya ceritain ya.. sewaktu mata kita melihat gambar berunsur porno, mata kita ga ngirim file berupa gambar kan ke otak? Dia kirim sinyal listrik, langsung dari mata ke otak belakang. trus informasinya dibawa ke bagian yang namanya sistem limbik. Sistem limbik ini yang ngolah data, milah penting apa enggak. Sistem limbik ini akan menganggap penting informasi yang terkait emosi.

Gue tanya lagi, sewaktu loe liat hal berunsur porno, loe kaget kan? atau jijik? atau malu? nah, otak kita mengganggap informasi itu penting karena itu ada emosinya. Disimpenlah ama otak kita. Sekali dua kali, masih berasa jijik kan? buat ngilangin jijiknya, otak kita nolong kita dengan release dopamin untuk membuat hati kita tenang. Semoga aja kita terjaga untuk terus merasa jijik. Ya gue yakin sih loe yang baca ini ngerasa jijik, thanks to your parents yang udah mendidik kita dengan nilai-nilai

Lama-lama kita jadi biasa aja ngeliat yang ‘level’ pornonya sama. Kenapa? Karena selain memberi efek tenang, dopamin ini sifatnya nagih. Sama dengan narkoba.

Tapi, kasusnya akan sangat berbeda untuk anak-anak khusus. Anak khusus tuh siapa? Anak yang mentalnya BLASTed. Apa tuh? Anak-anak yang hidupnya merasa Boring, Lonely, Afraid dan Anxient, Stress, dan Tired. Anak-anak yang bosen yang tiap pulang ke rumah cuma ditanya PR ama Les. Nanya yang laen kek.. Lalu anak-anak yang emak bapaknya sibuk sendiri, meeting lah.. me time lah. Anak-anak yang kalo punya masalah ga tau mesti ngobrol sama siapa karena ga deket sama orang tua. Kumpul sama temen-temen, lah sama aja mereka BLASTednya ama dirinya. Udah gitu, ga ortu, ga sekolah, ga lingkungan, semua nuntut prestasi-prestasi-prestasi. Ga tau apa mereka, anak-anak ini udah belajar sejak umur 5 TAHUN. Padahal otaknya belum siap, otak anak siap dikasih calistung itu umur 7. Please lah.. Bu Elly banget sih Pi! Hahaha, yaiyalah wong ‘cucu’-nya :v

Bu Elly juga sering cerita kasus, yang paling saya inget adalah kasus cabe-cabean yang kemaren sempet rame. Bu Elly ga kaget, lah saya yang kaget kenapa ibu ga kaget. Katanya, karena kasus pertamanya udah beliau hadapi 7 tahun lalu. Belok dikit ya, pengen cerita..

Bu Elly cerita, 7 tahun lalu ada satu sekolah ‘bagus’ yang berlokasi di daerah sekitar Bintaro yang dimana 40 siswanya mengadakan Fight Tournament di Blok M. Dari 40 siswa tersebut, diperoleh 14-15 anak geng motor. Dimana ternyata anak-anak tersebut adalah anak-anak terpintar di sekolahnya. Maka, ketika fenomena cabe-cabean ini muncul, sudah sangat jelas terbaca apa penyebab fenomena ini ada. Menariknya, fenomena yang tertangkap media bahwa cabe-cabean ini adalah gaya hidup anak SMP kelas bawah. Tapi jangan salah, banyak juga anak-anak cabe ini yang berasal dari kalangan menengah atas. Sekolah yang tadi dijadikan contoh adalah salahsatu sekolah anak orang kaya.

Singkat cerita, 14 anak tadi dibujuk dan dikumpulkan, diajak ngobrol. Salahsatu dari 14 anak tersebut menyatakan bahwa dulu ayahnya juga sama seperti dirinya. Jadi ketika ia mengatakan pada ayahnya bahwa ia dan teman-teman sedang mengadakan Turnamen Bertarung, ayahnya justru bertanya apa yang bisa ia bantu. Bahkan anak-anak ini merencanakan Turnamen ini dengan sangat professional. Dan yang paling memprihatinkan adalah hadiah bagi sang juara. Siapa yang menang akan mendapatkan hadiah ‘perempuan’.

Dua minggu kemudian orangtua dari ke-14 anak tersebut diundang untuk mengikuti pelatihan Komunikasi Pengasuhan Anak oleh Buah Hati. Sayang seribu sayang, orangtua yang hadir hanya 2 orang. Hal ini mencerminkan bahwa penilaian orangtua terhadap anaknya sangat rendah. Dia ga ngerasa kasus anaknya ini lebih penting dari urusan lainnya.

Fenomena cabe-cabean ini hanyalah fenomena yang berulang.

Apa pasal? Lelah. Anak lelah. Sejak usia 5 tahun anak sudah ‘dibebani’ dengan PR dan les.

Balik ke cerita anak SMP ternama tadi. 2 bulan setelah anak-anak itu dikumpulkan, diadakan kembali pertemuan untuk membahas permasalahan yang terjadi pada mereka dan membicarakan masa depan mereka. Apa yang membuat mereka punya ide dan mengadakan Turnamen ‘Adu Jotos’. Menarik, karena “STRES”. Mereka mengatakan bahwa mereka lelah dengan kegiatan yang melulu akademik. Les. Sekolah. Mereka mengatakan, satu-satunya tujuan mengadakan Turnamen tersebut adalah “agar hidup lebih berwarna”.

Dopamin itu sekali lagi, dosisnya kalo udah dikeluarin, kayak narkoba.. nagih.. minta nambah jumlahnya. Misalnya? Kalo kita sengaja atau ga sengaja liat lagi konten porno yang lebih ‘wakwaw’, dopamin keluar makin banyak. Gampangnya gini deh, pernah denger “jangan ke Raja Ampat kalo loe belum kelarin Bunaken, KarJaw, dan Lombok. Ntar semuanya jadi hambar”.

Trus hubungannya ama Direktur yang mati pelan-pelan? Coba liat gambar pathway dopamin yang saya upload di atas. Arah aliran dopamin kan ke bagian PFC, ke rumah direktur. Kalo dopamin banjir, ya loe bayangin ajalah rumah loe kebanjiran. Aktifitas harian loe keganggu kan? Fungsi ‘kemanusiaan’ sang direktur terganggu. Akhirnya jadi disfungsi. Kalo keseringan disfungsi? Lumpuh.. Mati.

Tapi disaat genting kayak gitu, testosteron tetep release. Testosteron nyebar ke seluruh badan, apa akibatnya? wajar kalo di hasil riset ada anak putra yang nanya, “kak, kenapa kalo ga sengaja liat yang porno jadi terangsang?”. Sampe sini doang? Enggak, terus aja naik. Anak yang BLASTed, itu nyari hiburan. Pornografi itu hiburan, karena dopamin yang dihasilkan ngasih efek senang. Menurut loe, anak-anak yang ditemui ibu Risma itu anak BLASTed bukan? Iya, mereka BLASTed. Ketika mereka terpapar, eskalasinya jelas dan jauh lebih cepat karena akses ke level tertinggi (PSK) sangat dekat.

Nah sekarang saya mau jelasin eskalasinya. Kita kunci dulu pemahaman bahwa dopamin itu ngasih efek senang tapi nagih. Di saat bersamaan testosteron tetap dihasilkan tanpa peduli rumah Direktur kebanjiran atau enggak.

Analoginya gini, loe lagi bete dan hauuuuus banget, ada tukang es krim lewat. Loe suka banget Conello Sweetheart Browniesnya Walls. Pas makan, rasanya gimana? Uh seneng banget kan. Lagi bete aja bisa ilang betenya. Dopamin keluar tuh. Seneng. Puas. Besok-besok pas loe bete bakal beli es krim lagi ga? Loe punya duit, beli lagi pasti lah.. Cuman sekarang ada Pisseta. Milih Walls apa Pisetta? Pisseta lah.. lebih enak. Makan lagi, seneng lagi, betenya ilang lagi, Puas. Dopamin keluar lebih banyak. Besok kalo bete lagi pengen makan es krim lagi dong. Kalo punya duit, ada Baskin Robins ama Pisseta, milih Baskin dong. Makan lagi, seneng lagi, betenya ilang lagi, Puas. Dopamin keluar makin banyak lagi. Walls? Udah lupa tuh, kecuali kalo duitnya cuma cukup buat beli Walls. Eh besokannya bete lagi. Ada Haagendaasz. WHOAAAA HAAGENDAAAASZ. Baskin? Udah ga level lah.

Pornografi? Persis sama. Karena yang kerja sama-sama dopamin. Senyawa kimianya sama. Anak-anak biologi pasti ngerti kalo udah level molekuler, apapun itu jadi ga ada bedanya. Hewan kek, manusia kek, tumbuhan kek.

Anak yang udah pernah terpapar sama komik porno, adegan yang beberapa detik di Twilight misalnya, itu udah ON pathway porno di otaknya. Dan kayak yang Randy Hyde bilang, ga bisa dimatiin, cuma bisa mati-matian di rem. Kalo ga di rem, kasusnya kayak es krim. Pasien Mr JoAnn Hamilton (kemaren bu Elly nge forward email dari temennya yang psikolog terapis adiksi pornografi di Amerika sana) pertama kali terpapar gara-gara buka buku katalog pakaian dalam wanita punya ibunya waktu umur 13 tahun. Karena penasaran, meningkat jadi liat majalah porno. Internet muncul, berselancar lah dia di dunia maya : Internet Pornography. Sampe sekarang usianya 31 tahun, sedang berjuang melawan adiksi pornografi.

Lah itu untungnya pasiennya JoAnn sadar kalo dia harus berhenti. Anak-anak itu? Bahkan dia belum mengerti dirinya sendiri. Kasus video SMP 4? Hei itu anak suka sama suka. Bego ya mereka? ENGGAK! Anak itu langganan piala Juara Fisika. Pintar itu adanya bukan di PFC. Adanya di Cortex. Jadi itu bagian yang berbeda. Cortexnya bagus, tapi PFCnya rusak. Yang ngerekam? Itu anak OSIS dan ROHIS. Ok, speechless. Ngapain sih, sayang? Eskalasinya sedikit-sedikit, yang awalnya geuleuh.. jijik.. kaget.. lalu penasaran.. lalu biasa aja liat orang ciuman atau adegan gituan di film-film. Lalu, anak SMP 4 itu udah sampe pada level “Acting Out”. Memerankan. Memerankan apa? Memerankan komik yang mereka baca, saya ga sudi nyebut judul komiknya disini. Level tertinggi adalah menjadi kasus.

Banyak kasus perkosaan yang bejat banget, semua ngaku kalo mereka perkosa orang karena nonton video porno. Kasusnya dari anak sebagai korban sampe anak sebagai pelaku. Apalagi kasus orang dewasa, bahkan tukang parkir Terminal Pulogadung incest anaknya sendiri. Yang lebih gila lagi kasus di Tasik, anak umur belasan perkosa ayam sampe ratusan dan belasan domba. OTAKNYA DIMANAAAAAA???? Udah rusak, bu. Kasus ini ga akan ketauan kalo bukan karena ada mayat anak SD ngapung setelah diperkosa.

beastiario

Manusia mukanya doang, seluruhnya udah ga bisa dibedain ama binatang. Coba kita cek, bener ga Direkturnya mati? PFCnya rusak? (1) memegang teguh moral dan nilai — TIDAK, bukan manusia = hewan, (2) mampu membuat perencanaan masa depan — TIDAK, boro-boro. Kalo dia merencanakan masa depan dengan baik, dia ga akan jual hari ini dengan kelakuan-kelakuan murahan. (3) bisa ngatur emosi untuk nunda kepuasan –TIDAK. Kalo bisa nunda kepuasan, pas ngeliat bocah pulang sekolah ga kan ujug2 niat perkosa. Bahkan ada kasus di Palembang, 8 anak main ‘gituan’ di BAWAH PANGGUNG ORANG NIKAHAN; (4, 5, dan 6) bisa ngontrol diri, menerima konsekuensi, dan bisa mengambil keputusan berdasarkan logika –loe tau sendiri lah ya jawabannya. Kalo mau dijelasin neurosainsnya, kalo dopamin, testosteron, dan vasopresin nyampur di kepala loe, LOE-GA-BISA-KENDALIIN-LOGIKA-LOE-LAGI. That’s it. Dalam keadaan kayak apa hal ini terjadi? Jika dorongan melakukan aktifitas seksual sudah sangat tinggi.

Makanya saudara-saudaraku muslim, Allah nyuruh kita ini itu karena Dia sayaaaaaaaaaaaang banget sama kita.

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (Qs. An- Nuur (24): 30)

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya.” (Qs. An- Nuur (24): 31)

Saya tau, baca ini menimbulkan luka. Saya sendiri yang nulis pun rasanya sakit. Tapi kita ga boleh diem. Kita harus bergerak. Kita harus melakukan sesuatu. Menyampaikan kebenaran. Semoga cara saya nyampeinnya ga bikin siapapun sakit hati 😦

Maaf ya muslimah, mungkin ini pendapat saya, saya bukan ahli tafsir, saya hanya menangkap mengapa Allah memerintahkan kita menutup aurat kita, bukan semata-mata supaya kita lebih mudah untuk dikenal dan tidak diganggu laki-laki yang jahat. Allah memang bilang itu di Al Ahzab : 59, tapi kalo kita udah ngerti sistem kerja otak kita, hormon dalam tubuh kita, perintah Allah itu menjadi sangat masuk akal. Saudara kita yang Muslim juga punya hak untuk menjaga pandangannya, karena dia tidak bisa mengatur sekresi hormon dalam otak dan tubuhnya. Yang bisa mereka lakukan adalah menjaga pandangannya agar mereka mampu memelihara kemaluannya. Apalagi testosteron yang ada dalam tubuh mereka jauh jauh jauh lebih banyak dari yang kita miliki.

Para kakak, para orang dewasa, mau kah kita berjanji untuk melindungi adik-adik kita, anak-anak masa depan bangsa? Mensupport mereka untuk menjadi yang terbaik dari diri mereka sendiri.

Orang bijak bilang, “Jangan kamu tarik anakmu dari dunia bermain terlalu cepat karena kau akan mendapatkan orang dewasa yang jiwanya kekanak-kanakan”.

Soal gadget, terlalu dini dan tanpa kesepakatan bersama antara orangtua dan anak dalam memberikan gadget juga merupakan isu krusial. Hanya dengan satu buku jarinya, kita mengantar mereka yang kita sayangi berselancar ke dunia tanpa batas. Dimana didalamnya 4200 situs porno diunggah oleh pebisnis pornografi tiap minggunya. Belum lagi film kartun yang mengandung konten porno seperti spongebob, dan konten acara TV kabel yang banyak menayangkan adegan orang dewasa.

Anak, pada saat usia SMP, menunjukkan perubahan seksual sekunder yang nyata pada fisiknya. Ini artinya, hipotalamus telah mengomando kelenjar pituitary untuk mekanisme pelepasan testosterone ke dalam darah. Mekanisme ini secara alami terjadi pada anak sebagai perkembangan seksualitasnya. Namun, stimulus dari luar (baca : video porno dan games dengan konten porno) akan mempercepat releasenya testosteron tadi. Sehingga anak tidak perlu lagi mimpi basah untuk ejakulasi. Mereka telah sexually active dan ironisnya kebanyakan orangtua tidak tau kapan pertama kali anak laki-lakinya ejakulasi. Bahkan orangtua belum menyiapkan anak untuk menghadapi masa ‘mimpi basah’ untuk pertama kali. Orangtua masih saja terus berfokus pada PR-dan-les. Bagaimana mungkin orangtua tiba-tiba akan membicarakan konten “Pornografi” pada anak?

Saya pengen cerita sedikit deh yang Mark B Kastleman bilang dalam bukunya “The Drugs of Millennium Era”. Siapa sih pebisnis pornografi itu? Apa yang mereka mau? Siapa target mereka?

Misal kita ambil contoh Majalah Pria Dewasa, yang mereka mau ya mereka mau dapet uang lah. Targetnya? Pria dewasa eksekutif muda. NON SENSE. Ya, mereka mau dapet duit. Games GTA meraup keuntungan 3 Juta USD setelah dilaunching hanya selama 3 HARI. Siapa yang main? Kan itu mature games, ya yang udah 17+ lah. NOPE. Itu mainan favorit murid-murid saya SEJAK MEREKA SD. Tanya ponakan deh kalo ga percaya. Itu game favorit anak-anak.

Yang disasar pebisnis pornografi itu adik-adik laki kita, yang belum baligh, yang umurnya baru 8 – 10 tahun.

Kenapa? Kenapa anak? Karena neuron di otaknya belum bersambungan. Masa ini adalah masa kritis dimana otak mereka sedang membuat sambungan-sambungan informasi. Dan sudahlah, seluruh dunia tau kalo ngobrolin soal seksualitas pada anak adalah HAL YANG SANGAT TABU. Sehingga orangtua tidak menyiapkan anaknya mengalami masa baligh. Kenapa anak laki? Karena ketika sambungan yang diciptakan pebisnis pornografi itu udah terbentuk dalam otak anak kita, ketika baligh, ketika testosteronnya melejit di masa-masa awal dan mereka tidak mengerti apa yang terjadi karena orangtuanya tidak mengajarkan, BAM! Konten soft porn dan hard porn disebarkan.

Apa yang mereka inginkan?

Mereka menginginkan terciptanya “perpustakaan porno” dalam kepala anak laki-laki kita, yang bisa diakses kapan saja dan dimana saja, sehingga mereka akan terus mencari konten porno dari manapun untuk menambah koleksi perpustakaannya. (inget sifat dopamin) –> Hujan uang untuk pebisnis pornografi.

Segitu? Belum.. mereka tau PFC rusak jika terus-terusan kebanjiran dopamin saat anak-anak koleksi informasi untuk perpustakaannya. Maka, mereka benar-benar menginginkan PFC, sang Direktur, mati. Rusak. Supaya apa? Inget pertanyaan dari hasil riset yang nanyain kenapa pas nonton yang porno bisa terangsang? Pebisnis ini menargetkan anak mengalami ejakulasi hingga 33-36 kali, karena setelah itu mereka akan menjadi pelanggan seumur hidup –> Ga perlu susah payah create market lagi. Minimalisir cost marketing.

Yang menyedihkan, matinya sang Direktur ini bahkan bisa membuat anak kehilangan atau kebingungan orientasi seksualnya. Maka muncul generasi LGBT. Lesbian. Gay. Biseksual. Transgender (kecuali yang sindrom Klinefelter). Cek lah, kalo disuruh cerita, udah bisa dipastiin perasaan “penyimpangan seksual” ini mulai dirasa anak sejak kecil walau ga jelas umurnya.

Apa yang terjadi selanjutnya? Anak akan menjadi FUTURE MARKET. Untuk apa? Bisnis PELACURAN. Mereka sudah punya demand yang dipupuk sejak anak masih kecil, masih belum baligh.

Sampai disini sudah? BELUM. Demand pasti butuh supply. Maka, tercipta satu unit bisnis lagi : WOMEN TRAFFICKING.

Lah, bisnis pelacuran kan dari jaman nabi juga udah ada. Coba baca lagi deh, emangnya pebisnis jaman hong itu ga pake trik yang sama? Yang beda cuman medianya. Jaman dulu gada internet. Produknya mah sama aja. Tuh di kota Kaum Soddom, emang patung ama pahat2annya ga porno semua. SAMA.

Subhanallah.. ampuni hamba yang masih belum bisa ngapa-ngapain 😦

Maka, ketika bu Risma nangis dan ga bisa ngomong apa-apa soal pengalamannya mengajar anak yang sekolahnya dekat lokalisasi, saya ngerti. Dan saya jadi pengen teriak, HOI KOH AHOK!!! NGERTI GA?

Ah, sudah.. saya sakit nulis fakta ini.

Apa yang bisa kita lakukan?

Dekat lah pada keluarga. Allah bilang, “Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (At-Tahrim: 6) Kita yang duluan sadar, kita duluan yang punya tanggungjawab soal ini. Jangan sampe adik-adik kita, anak-anak kita menemukan orang yang salah ketika mereka merasa BLASTed. Jadilah orangtua psikologis mereka.

Banyak cari ilmu buat bikin kita PEDE ngobrol soal seksualitas ke anak-anak dan adik-adik kita. ASLI GA MUDAH buat ngomongin ini. Tempat saya kerja ada workshop dan pelatihannya. Gimana caranya ngajarin anak mengenal bermacam sentuhan, supaya anak punya sikap asertif terhadap perlakuan orang lain. Kasusnya anak-anak korban pencabulan dan perkosaan dimulai dari dia ga tau gimana caranya nolak ajakan orang lain dan gimana caranya tau kalo orang yang dia hadapi punya nafsu busuk.

Yang berhubungan dengan anak dan remaja, entah itu sebagai orangtua, guru, kakak, om, tante, obrolin bahaya pornografi pada mereka. Ajari caranya membatasi diri dari konten-konten seperti itu. Dukung mereka untuk fokus pada hal-hal yang berkaitan dengan masa depan dan passion mereka. Buat mereka sibuk mempersiapkan diri menjadi Their Best in The Future.

Pornografi adalah kejahatan yang terencana. Mereka merancang target dan segmen dengan sangat tepat, mengumpulkan ahli syaraf, psikolog, ahli marketing, dsb. Mereka menyasar kita dan anak-anak kita terutama, dengan sangat apik agar mereka mendapatkan anak-anak kita sebagai pelanggannya seumur hidup. Maka, akankah kita tinggal diam?

Dan anak-anak itu bisa jadi anak anda, adik, keponakan, atau tetangga anda. Mereka lah generasi yang akan memimpin Indonesia kelak, tahun 2045. Tepat 100 tahun Indonesia. Bagaimana sang generasi emas ini akan membentuk wajah Indonesia saat itu? Mari bahu membahu bersama, berkolaborasi bersama kami. Apapun latar belakang anda, keyakinan anda, komunitas anda, kita bisa bergerak bersama, bersinergi, berkolaborasi dalam Gerakan Semai 2045. Gerakan Selamatkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Gerakan Semai 2045 adalah gerakan bersama berbagai komunitas untuk menyelamatkan dan mengawal generasi emas Indonesia untuk siap memimpin kita semua tahun 2045. Gerakan ini netral, lintas agama, lintas komunitas, tidak terafiliasi pada politik mana pun.

Kita sudah tidak  bisa menggunakan cara-cara lama dengan slogan ANTI-pornografi. Kita berusaha menawarkan KONTEN BAIK. PERANG VALUE. Kalau berminat untuk bergabung dalam gerakan ini, AYO! Kami senang sekali.

Hampir semua dari kita tidak dididik sebagai orangtua, begitupun orangtua kita tidak disiapkan orangtuanya, dan seterusnya. Namun, pola pengasuhan anak oleh orangtua semakin penting saat ini, sekaligus semakin kompleks. Setiap ayah ibu, semakin perlu belajar menjadi orang tua yang baik, benar, dan menyenangkan. Untuk anak-anak mereka, teman-teman anak mereka, dan generasi anak-anak sekarang. Mari kita belajar sama-sama.

Jika kita punya keahlian khusus, kita buat produk yang disukai anak-anak, sampai akhirnya nilai-nilai yang kita bawa jadi LIFE STYLE mereka. Harapannya, kita nantinya tak lagi perlu perang  head to head dengan pebisnis pornografi, karena dengan apa yang kita punya sekarang, rasanya tidak mungkin mungkin menang. Tapi kita bisa menciptakan anak berkarakter tangguh yang IMUN (bukan steril) terhadap konten ‘kotor’ semacam itu dan berlalu sambil berkata, “hah? liat kayak gituan? Maaf ya jamannya udah lewat. Kuno. Itu ga gue banget”. KITA MENCIPTAKAN GENERASI IMUN yang berkarakter tangguh, demi siapa? Demi mereka dan generasi yang akan kita tinggalkan.

Sebagai penutup, saya kutipkan satu surat cintaNya (maafkan ya yang bukan muslim :) ..nanti kalo ada ayat dari kitab temen-temen yang beda agama dengan saya, boleh dishare di komen ya.. kita sama-sama lindungi anak Indonesia :)

Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar. (An-Nisa : 9)

YUK BERGERAK!

Walhamdulillahirabbilalamin

Miftahul ‘pipichan’ Hidayah

Alumni Biologi ITB angkatan 2004
Kita & Buah Hati Foundation
Jalan Gudang Peluru Barat Blok V No. 526, Kebon Baru, Jakarta Selatan 12830
Tlp/Fax: 837 90 765 / 8370-5335
http://www.facebook.com/mh12matahari

Advertisements

592 responses »

  1. Please kindly gv me ur phone number, i need to arrange ur company to come to surabaya in order to speak out more, ur company’s concerned is very important to all parents, ya Alloh… Thx for reminding me to get closer to my kiddos for i’m a mom with 3 great boys, the one who mostly wants to get my kiddos n others to be sholih more

  2. artikel super penting. saya sering ikut seminarnya bunda elly, dan jadi teringat lg apa yg beliau ajarkan. makasih tulisannya, salam bwt bunda ya, dr anandanya di Forum Indonesia Muda 9

    mau ngasih masukan, kalau berkenan 🙂

    isi blogpost yg super penting ini seharusnya didukung dgn judul yg membuat postingan ini disebarluaskan dgn viral di socmed.

    saya usul judulnya kira2 seperti ini: Alasan Penting Kenapa Bu Risma Rela Mati Demi Menutup Lokalisasi Pelacuran, atau sejenisnya. Intinya lebih deskriptif dan provokatif shg orang tertarik bwt baca dan share, tp tetep under 140 chars.

  3. Reblogged this on Pojok Biru and commented:
    Banyak yang bilang, punya adik atau anak perempuan harus dilindungi dan disayangi. Tapi jangan sampai lupa adik atau anak laki-laki perlu perhatian yang lebih ekstra. Istighfar lihat fenomena ini. Lindungilah para lelaki penerus bangsa ini, Rabb 😦

  4. Pingback: Generasi Imun | NengKariNgoceh

  5. Saya ingin penjelasan tentang surat Al-Mu’minun 1 – 11 diatas
    “dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.” Disini budak dibedakan dgn istri ,kenapa justru tidak tercela ?

    • Harus kembali pada asal muasal (asbabun nuzul) turunnya surat itu. Budak atau hamba sahaya dalam surat itu, adalah budak yang didapat dari peperangan. Bukan budak yang didapat diluar peperangan agama, yang sekarang sudah tidak ada lagi.

  6. Reblogged this on portrait. and commented:
    Kita butuh tulisan tulisan seperti ini, yang menjabarkan penjelasan dan alasan terkait perintah dan larangan di Al-Quran, sekaligus untuk menjawab pola pikir liberal dan semau gue yang menjangkiti sebagian besar masyatakat sekarang.

  7. Mba Miftahul hidayah yg baik, 😀

    saya pikir akan lebih mantapp lagi jika bisa menambahkan catatan sumber/link dari riset/opini yang disitasi.
    Hasil riset tentunya akan dipengaruhi oleh apa, bagaimana, dan kapan sampel diambil. Sehingga pen-generalisir-an, khawatir akan menimbulkan bias yg tdk semestinya. Misal, riset tentang pacaran yg disebutkan di atas, hasilnya akan dipengaruhi, tentu saja, oleh faktor kultur tempat anak2 tersebut tumbuh, dsb, sehingga hasilnya bisa jadi berbeda antara satu wilayah dg wilayah lainnya (misal antara Amerika dengan Indonesia).

    Terus dan tetap mencerahkan mba !
    -Salam,

    • Terimakasih Gama, awalnya memang tidak diniatkan untuk membuat artikel resmi.. awalnya cuma curcol aja, kerasa kan dari gaya bahasanya? Makasih banyak masukannya yaa.. next post saya kasih deh..

      untuk hasil riset terhadap anak SD, kami sampling langsung pada anak se JABODETABEK Semarang dan Bandung, dimana kami sedang melakukan training pada mereka. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner dan wawancara langsung.

      sedangkan apa yang saya sampaikan terkait otak dan sistem kerjannya, penjelasannya banyak di Youtube dan Google kalo kita cari dengan keyword “Donald Hilton, Mark B Kastleman, dan Randy Hyde”. Banyaknya memang Bu Elly ngobrol langsung dengan mereka, jadi kalo saya mesti ngelink ke artikel mana di internet, ada yang memang ga ada di internet. Tapi karya mereka udah banyak kok..

  8. merinding aku bacanya pipichan…

    “Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.”

  9. merinding aku bacanya pi..

    Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar. (An-Nisa : 9)

  10. Iya bener ga. Hollywood, iklan, semua sekarang bebas banget. Liberalisme merajalela. Anak-anak bukan prioritas yg harus diperhatikan lagi.. Selfish. Peduli amat ama anak orang lain. Tau ga, bahkan artis hollywood aja ga bolehin anaknya nonton tv. Karena mereka tau apa yg mereka lakukan di dalamnya.. Ini masih pornografi, rokok pun lebih parah. Belum lagi fast food yg merajalela makin hari.

    Memang pendidikan agama yg benar sama anak anak harus jadi tugas generasi kita. Setan cuma perlu hancurin satu generasi aja. buat ngancurin generasi berikutnya udah otomatis, dia goyang2 kaki aja. Jadi orang tua yg benar, itu tugas generasi kita 🙂

    Semangat menulis Iga! Share the truth, not dopamine

  11. semoga tulisan ini menjadi renungan kita semua terutama ntuk orang tua /keluarga muda jangan sibuk sendiri karena ada titipan dari Allah yg harus di jaga yaitu putra putria kita

  12. Mksh bgt infonya…kakaknya seorang guru sekolah dasar…dy prnh bercerita klo pernh slh satu muridnya yg msh kelas 2 MEMAMERKAN video porno d hpnya…miris bgt…apkh mrk msh lugu shg gk da beban dan bngga pamerin video tu… yg bs dlakukan hnya bs mnghapus n mnasehati tp tntunya tdk tw d luar tu gmn…tu msh slh satu kasus lum ge kasus yg sama lainnya yg buat gempar sekolah..

    • Subhanallah..bagus sekali..pengetahuan lebih buat saya sebagai orang tua yg mempunyai 2 putri berumur 5 tahun, ternyata spongebob yg di sukai anak2ku itu mengandung unsur pornografinya. Mba aku bisa minta no hp atau telp nya.Saya sgt tertarik mengenai pembahasan bagaimana kita sbgai ortu menjelaskan ttg “hal tersebut” kpd anak2 kita sehingga tidak terjadi kesalahan dalam menjelaskan..karena anak2 skrg sangat kritis.

  13. Teh Pipi,
    Spongebob mengandung konten porno itu seriusan? Diliat dari apanya ya?
    Ponakan aku masih kecil2 pada seneng banget nonton spongebob soalnya, katanya lucu.
    Aku kadang ikut nonton juga lucu2 aja perasaan,
    tapi kalo ternyata ada pornografi yang tersirat kan bahaya juga.

    Salam,
    Pudy

    • Ijin Reply,
      Assalamu alaikum…
      anak-anak saya sudah saya batasi, bahkan tidak boleh nonton spongebob, yang paling jelas adalah adegan kekerasan, kalau tidak bisa menilai segi pornografinya, apakah tidak sadar, berapa banyak adegan spongebob tidak pakai baju? memang perlu sedikit kepekaan untuk dapat menilai hal-hal seperti itu…
      Jazakallah…

    • Hey Pudy, apa kabar? Dimana dirimu sekarang? Iya, Spongebob yang kita tonton di Global TV emang udah dipotong2 unsur hard pornnya.. cuma soft porn soal pake si *lupa namanya, rubah cewe* yang pake bikini dll termasuk unsur yang mesti dihindari buat anak2 yang cepet nangkep nilai-nilai.. apalagi dia kartun yaa.. bisa ngasih ruang untuk imajinasi anak, istilahnya bisa menciptakan “theatre of mind”..

  14. ‘Audzuubillaahiminassyaitoonirrojiim….
    (Aku berlindung kepada Allah dari syaitan terkutuk)

    Bissmillaahirrohmaanirrohiim….
    (Atas nama Allah yang Maha Pengasih & Maha Penyayang)

    Apa yang Allah SWT perintahkan kepada manusia dalam Firmannya adalah u/ menjaga kita jauh dari syaitan yg akan selalu menarik kita u/ menjadi kawannya di neraka kelak. Tulisan ini sangat menggugah kita dari ketidak tahuan akan pentingnya menjaga pandangan & menutup aurat. Tulisan ini memberikan penjelasan kenapa aurat wanita hampir mencakup seluruh tubuhnya, sedangkan laki2 hanya sebatas antara pusar & dengkul. Perintah Allah SWT hanya akan dimengerti oleh manusia yg mau berfikir. Terimakasih u/ penulis, BarakAllah fiikuma.

  15. Pingback: saya atiek

  16. Reblogged this on Scripta Manent Verba Volant and commented:
    Tulisan ini sengaja saya post kembali di blog saya. Tulisan yang sangat lengkap dalam mengurai pornografi dari hulu sampai hilir. Saya berharap dengan membagikan tulisan yang sangat luar biasa ini, saya bisa membantu menyadarkan pembaca tentang bahayanya pornografi di sekitar kita. Terutama untuk anak-anak.

  17. salam ganesha!
    saya juga jebolan dari tempat yg sama, NIM 13204xxx

    ada alamat email pribadi kang?

    thanks bgt, tulisan dan gerakan yg seperti ini yg saya lg cari dan coba pelajari. keren!

  18. Terimakasih atas tulisan nya mba…. Sy pernah sekali ikut pelatihan ibu risma, PD bicara sex pada anak sejak dini. Sama perisi yg di tulis disini dengan yg di paparkan bu risma. Tapi sy belum praktek pd anak2 sy. Sy bingung bicara nya gimana. Sy kepingin ikut pelatihan lagi ttg cara berkomunikasi dengan anak2. Namun pelan2 sy sdh mulai menerapkan pengawasan melekat pd anak2 seperti yg disampaikan bu elly. Dengan tulisan ini sy jd lebih semangat, lebih berani utk aktif menjaga dan melindungi anak2 sy. Terimakasih ya mba…

    • Ijin Reply,
      Assalamu alaikum…
      Tidak ada yang susah di dunia ini, karena tidak ada yang tidak mungkin, selama kita mau berusaha, dan memulai, pendidikan anak-anak tidak hanya diserahkan kepada sekolah2 atau lembaga2 pendidikan ternama, tetapi juga peran serta orang tua, seperti tulisan di atas, anak-anak BLASTed adalah salah satunya KARENA KURANG PERHATIAN ORANG TUA, kalau dulu hal itu menimpa anak-anak orang kaya, sekarang banyak ORANG-ORANG MENDADAK KAYA, mengejar kekayaan kesana sini, hingga sekarang mobil bukan lagi barang mewah, sampai tidak sadar menelantarkan anak-anak, padahal mereka belum lagi tergolong orang kaya…..

      Jazakallah…..

      • betul, peran orang tua sangat penting bagi tumbuh kembang anak, suasana rumah yang nyaman (penuh kasih sayang dan perhatian) adalah salah satu pencegah supaya anak tidak mencari perhatian diluar…

  19. superb sekali, terima kasih banyak knowledge nya….ditunggu share-share berikutnya biar banyak yang merasa terwakili keingintahuannya

  20. Pingback: https://islamisfun.wordpress.com/2014/02/16/karena-bu-risma/ | Permataananda's Blog

  21. Pingback: karena bu risma tri rismaharini wali kota surabaya | Permataananda's Blog

  22. Pingback: bu risma tri rismaharini walikota surabaya | Permataananda's Blog

  23. Masyaallah… Sebagai orang tua, alangkah meruginya kita apabila kita G̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡ bersama-sama antara ortu di rumah, di sekolah/ lingkungan sekitar dalam menghantarkan amanah Tuhan dengan sebaik-baiknya di dunia ini. Naaudzubillaah…

  24. subhannallaah menginspirasi,,
    lantas apa yang harus kita lakukan sebagai kakak, jika adik laki-lakinya sudah terpapar konten-konten porno? apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi kadar kecanduannya?

  25. سُبْحَانَ اللَّهِ , ♍∂ϋ dong bergabung tapi bagaimana caranya saya berapa ∂ï propinsi sumatera utara.

  26. Pingback: Setelah membaca tulisan itu | huruf ke 18

  27. assalamualaikum mbak pipi, ada hal yang ingin saya tanyakan setelah membaca sampai selesai artikelnya, agar diskusinya lebih enak mohon dikonfirm pesan/permintaan pertemanan di FB

  28. artikel yang sangat bagus….. semoga kita diberi kekuatan untuk mendidik amanah yang telah Allah titipkan kepada kita ke koridor yang benar yang sesuai dengan fitrahnya

  29. Pingback: Karena Bu Risma | Islam is Fun | Blognya Emak Rempong

  30. Saya mau gabung..

    Saya juga maauuu bangeett ikutan apapun yg bisa menjadikan saya orangtua yang mau belajar untuk jd orangtua psikologis untuk anak anak,,

    Mohon infonya ya..

    Terimakasih

  31. Mau ikutan klo Ada plthn pd bgmn mnyampaikan pd anak,sy pny dua jgoan kcl Dan tiga bidadari kecil. Smg Allah sll membimbing sy.sgt prihatin Dan mau ikut mlawan pbisnis pornography

  32. Reblogged this on dandelion and commented:
    jujur, membaca kondisi yang diceritakan dalam tulisan ini tidak terlalu kaget. soalnya, udah pernah mendengar langsung curhatan beberapa remaja tentang hal “ini”. yap, mendengar informasi dan perilaku yang mereka lakukan, saya cuman menganga. tidak percaya.
    beginilah realita remaja masa kini. kalo ngeliat data statistiknya pun saya juga merasakan sebuah kegeraman yang luarbiasa. geleng-geleng!

  33. Subhanallah..Esensinya bagus, dan bahasanya mudah diterima pembaca..sebagai sesepuh terimakasih pelajaran untuk mendidik anak kelak dan mengantisipasinya.
    Terimakasih infonya. Kaget dan membuat mata terbelalak.
    Syukron Ukh..
    Salam biologi undip..jayaa.

  34. Artikel bagus, sayang videonya Maaf,video yg diatas itu sudah saya lihat sampai selesai, tapi kenapa setelah selesai ada ending gambar2 yang tidak pantas ya?apa karena link nya?mungkin kalau bisa tolong dihapus saja,atau bagaimana biar habis liat itu pas elesai ga muncul gambar2 yang ga pantas, maaf sebelumnya

  35. Saya punya anak laki2 umur 14thn dan saya bener2 butuh cara utk bisa berkomunikasi dgn anak saya ttg masalah ini.terimakasih byk

  36. Masya Allah,semoga Allah memberikan kita semua para ibu kekuatan untuk terus mengajarkan budi pekerti yg baik kepada anak2 kita.Amin Allahumma Amin. Ingin belajar cara menjelaskan ilmu seksologi ini kepada buah hati kita,gimana ya?

  37. Tulisan yg sangat bagus.
    Sayang sekali alur cerita kurang sistematis, bolak balik bikin bingung. Dan sayangnya juga ada beberapa informasi yg disampaikan nanggung, ada juga yg disensor sehingga menimbulkan pemahaman masing2 pembaca. Jadi inget guru biologi saya waktu smp, loncat bab krn pada bab tersebut membahas soal sistem reproduksi yg menurut beliau adl porno, alhasil kita malah kitajadi tidak teredukasi.
    Tapi ini postingan keren banget, di atas masukan j ga usah lah disensor 😀

    • Ijin Reply,
      Assalamu alaikum…
      Pahami isinya, bolak balik ada maknanya, agar kita selalu teringat, karena itu tulisannya jadi tidak bosan dibaca walaupun panjang, karena dengan bolak-balik, tidak perlu lagi mencari informasi balik ke awal tulisan, Alquran juga kata-katanya bolak balik aja koq, agar mudah dipahami…..

      Jazakallah

    • saya ga tega bu buat buka semua data disini.. saya ga bisa jamin kalo yang baca langsung tersadarkan, takutnya saya jadi ga ada bedanya dengan agen pornografi.. kalo ibu memang ingin tau detail, kalo ada acara Buah Hati bertema “mendidik anak di Era Digital”, kejar aja bu.. sering kok..

  38. Reblogged this on 4lfonsina's Blog and commented:
    SETUJUUUU SEKALI DENGAN PENDAPAT DI TULISAN INI 🙂
    walaupun saya bukan muslim, semua yang dituliskan di blog “islam is fun” ini mengandung kebenaran yang harus ditindak lanjuti (kita tidak boleh saja tinggal diam). Aturan-aturan yang ada di sini diajarkan pula di agama saya, tertera pula di Injil. Jadi, mari sama-sama kita memerangi ini tanpa memandang bulu 🙂

  39. Terimakasiihhhhh ilmunya …..

    Artikel ini kudu dibaca utk org tua, saya yg lg kepikiran bgt, abis nonton mata najwa kemarin… Syukurlah Anda menulis ini, mengingatkan kita bgmn berhati2 mendidik anak… dan betapa banyaknya org jahat yg ingin merusak generasi penerus hanya dgn alasan industri

  40. Saya mau ikut workshopnya dan kegiatannya dong….jujur, clueless soal ini, perlu belajar banyak utk bs bimbing anak jadi anak yg IMUN…selain tentunya dgn membekali mrk dengan landasan Iman yg baik, saya percaya byk cara lain dari segala penjuru utk menghindarkan mereka dari segala bentuk ‘kebejatan’…

  41. Untuk pfc yang berfungsi baik maka pondasi perkembangan otak yaitu dibatang otak harus berkembang optimal terlebih dahulu. Hal ini sering dilupakan orang tua. Batang otak yg tidak optimal akan mempengaruhi fungsi emosi disystem limbic, kemampuan belajar dicortex sampai dipfc.

    • Ijin Reply,
      Assalamu alaikum…

      Mau tunggu selebay apa lagi untuk menyadari kebobrokan ini..?
      apa kurang dasyat adzab yang menimpa Surabaya dan Jawa Timur sejak lumpur Lapindo..atau mungkn sebelumnya ?

      Jazakallah…

    • kalo mas-nya adalah orang yang sehari-hari terpapar dengan permasalahan anak, mungkin mas-nya akan berkomentar berbeda.. kabar baiknya, mungkin lingkungan mas-nya masih sangat baik 🙂

  42. Semoga اَللّهُ selalu menjaga Anda dalam keberkahan. Sharing ilmu yg sangat bermanfaat. Langkah kongkrit apa walaupun dari hal kecil yg bs kita lakukan? Mhn info lebih lanjut jika ada info2 terbaru. Masyarakat luas sangat perlu info seperti ini.

  43. Alhamdulillah, tulisannya sangat gamblang & jelas. Beberapa kali saya membaca tulisan dg tema serupa, tapi yg ini benar2 memberikan gambaran yang amat jelas, terutama di bagian akibatnya. Terima kasih dan mohon izin untuk menyebarkannya ya Bu

  44. سُبْحَانَ اللَّهِ…..artikel yg sgt bermanfaat……
    Disaat2 banyak ortu yg sibuk fiidunnya….shg terbengkalai wkt utk anak2nya.Bunda…..Ayah mari bergerak tuk masadpn anak2 qt. Bukan hny dunia….tp akhirat yg kekal lbih utama. 5jempol utk mb Pipichan

  45. Subhanallah ulasan yang sangat bagus, saya mau bergabung untuk kegiatan yg disebut diatas, tapi bagaimana caranya??? betapa penting menjaga adik adik kecil kita supaya ga mati PFCnyaa, sedih bacanya tp itu realitanya skrg .. Alhamdulillah in syaa Allah kita diberi orang tua yang care jd ga sampe kaya contoh diatas…
    Wassalam. Rahayu

  46. Wuihh…Huebat banget tulisannya..Sangatt bermanfaat..
    Tidak bisa dipungkiri. Alternatif pendidikan dengan pola pengasuhan bermodel Pondok Pesantren sangat ampuh untuk mengatasi/menangkal fenomena ini..
    Jadi..Kalo para reader punya anak/ponakan/sodara/murid/dll yg masih bocah
    kayaknya gak salah bila merekomendasikan mereka tuk masuk Pesantren..
    tinggal milih sistem pesantrennya yg kayak gimana..
    wassalamm..

  47. Reblogged this on haneylonerins and commented:
    Semoa kita semakin memperbaiki diri. Jadi kepikiran..ga nyangka sengeri itu; ingin menyelamatkan kakak, teman keluarga sudara, dan semua orang2 sekitar yang disayangi dari bahaya laten ini. Astaghfirullah.. let’s save our future generation, whatsoever it will impact us all, whatsoever it’s our responsibility…
    Thanks a lot for a very good post and knowledge you share here, please kindly allow me to reblog it ^.^

  48. Belanda adalah negara dengan akses porn sites terbanyak di dunia. Kok kasus pemerkosaan 1:1000 ya? Di bawah 1%. Apa mungkin syiar Islam sudah sampai ke sana?

    • Saya tinggal di Belanda sudah 18 tahun. Kasus perkosaan rendah karena anak kelas 1 SMP mendapat kelas pendidikan sex. Isinya bukan melulu sex tapi budi pekerti, menghargai perempuan sebagai individu bukan obyek seks dan menghormati jika si perempuan bilang tidak, memang dia menolak
      berhubungan sex. Sejak saya tinggal disini tahun 1995 sudah begini situasinya, ini tidak ada hubungannya dengan Islam.

      • Ijin Reply,
        Assalamu alaikum…
        Siapa pun orang baik di dunia ini akan melakukan kebaikan untuk kemakmuran dunia. Apapun kebaikan untuk kemakmuran dunia pasti ada hubungannya dengan Alquran, karena Alquran mencakup isi semua kitab-kitab Allah sebelum Alquran….

        Jazakallah

      • yang penting untuk diluruskan adalah apa bedanya definisi seks dan seksualitas. budi pekerti, menghargai perempuan, adalah salahsatu poin penting dalam Pendidikan Seksualitas. Itu yang YKBH sedang perjuangkan pada KEMENAG dan KEMENDIKNAS, agar pendidikan seksualitas menjadi kurikulum nasional.

        satu hal lagi, Belanda itu negara kecil. Jumlah warganya kalo dibandingin dengan Jumlah warga Jawa Barat aja lebih banyak warga Jawa Barat. Apalagi Indonesia ini negara KEPULAUAN TERBESAR PERTAMA di Dunia. Kebayang ga gimana susahnya kita ngurus Indonesia. Sedangkan Belanda, akses sangat mudah. Sehingga kegiatan apapun akan lebih mudah dilaksanakan.

        Kasus perkosaan emang minim ya, tapi Belanda tentu ga bisa menghandle free sex dan kasus kriminal lainnya

  49. Reblogged this on Ruang Cahaya (^.^)/ and commented:
    “Maaf ya muslimah, mungkin ini pendapat saya, saya bukan ahli tafsir, saya hanya menangkap mengapa Allah memerintahkan kita menutup aurat kita, bukan semata-mata supaya kita lebih mudah untuk dikenal dan tidak diganggu laki-laki yang jahat. Allah memang bilang itu di Al Ahzab : 59, tapi kalo kita udah ngerti sistem kerja otak kita, hormon dalam tubuh kita, perintah Allah itu menjadi sangat masuk akal. Saudara kita yang Muslim juga punya hak untuk menjaga pandangannya, karena dia tidak bisa mengatur sekresi hormon dalam otak dan tubuhnya. Yang bisa mereka lakukan adalah menjaga pandangannya agar mereka mampu memelihara kemaluannya. Apalagi testosteron yang ada dalam tubuh mereka jauh jauh jauh lebih banyak dari yang kita miliki.”

  50. jadi solusinya apa? dekat dengan keluarga, om, tante? kalo udah deket mau ngapain?

    ngemeng panjang2 ujungnya ga pake solusi.

    kalo cukan komplen protes ini itu aja mah anak bayi juga bisa.

    • Maaf sebelumnya, mungkin anda tidak membaca artikel ini dengan lengkap, manusia yang berpikiran sehat akan dengan mudahnya mengkaji dan memahami maksud artikel ini, di bagian akhir artikel ini pun sudah dijelaskan bahwa di yayasan tempat penulis bekerja sedang manggalang sebuah gerakan untuk memerangi pornografi.
      Mungkin anda tertarik untuk bergabung dan memberi solusi daripada sekedar mengomentari niat baik si penulis

      • Sangat disayangkan blog yang sangat positif ini dicemari komentar2 yang ditulis tanpa pakai otak. Tidak semua niat baik kita disambut secara baik/positif… sad but true. Belajar baca yang bener y Vincent!

  51. Saya kira memang peranan laki2 cukup besar dalam hal seksual, namun perlu dipahami juga bahwa pemicu laki2 berbuat seperti itu tentu tidak lepas dari peranan perempuan, saya pribadi menilai saat ini umumnya perempuan berpakaian jauh dari menutup aurat, padahal mgkn mrk muslim, yang seharusnya lebih tau kewajiban ttg menutup aurat, usul saja, mgkn perlu dituliskan juga riset mengenai sejauh mana peranan perempuan dalam memicu pornografi, agar pemahamannya menjadi berimbang, anyway trims bgd! God bless us all

  52. Bener2 prihatin dengan apa yg terjadi.. karena caranya benar2 halus untuk merusak para generasi muda..
    lindumgi anak2 kira sedini.mumgkin.. ajarkan mereka dgn nilai2 agama sejak dini.. karena kalu bukan kita, siapa lg…??

  53. mencoba memahami parilaku anak lewat tulisan ini, meskipun belum sepenuhnya paham tetapi sudah cukup merinding membayangkan kondisi anak2 ke depan — semoga Alloh selamatkan anak2 kami—

  54. Halo,

    artikelnya bermanfaat dan menarik sekali. Secara personal saya setuju bahwa anak-anak harus dihindarkan dari pornografi. Tetapi saya agak skeptis dengan fakta2 ilmiah yang disajikan di artikel ini, mengenai hubungan antara dopamine dan adiksi pornografi.

    Sejujurnya saya belum pernah mendengar mengenai kaitan adiksi pornografi dgn dopamine, karena kebetulan memang bukan keahlian saya. Oleh karena itu saya mencoba mencari tahu lewat pubmed dgn katakunci neurotransmitter (dopamine bukan hormone, tapi neurotransmitter) atau dopamine dikombinasi dengan sex, sex addiction, porn,… tapi kok tidak muncul ya satu artikel pun yg relevan?

    Bukannya berpikiran negatif, tapi waspada harus kan, di era dunia penuh hoax begini. Saya curiga ini adalah salah satu ‘pseudoscience’ atau hanya teori/buah pemikiran dari seseorang (entah siapa) yang masih belum terbukti. Saya juga cek di pubmed nama ‘randy hyde’ tapi tidak muncul apa2.

    Mungkin penulis bisa share sumber-sumber kredibel secara akademis (karena artikel membahas hal yang ilmiah) yang bisa ditelusuri yang dipakai sebagai dasar tulisan ini?

    Terlepas dari tujuan artikel ini (yang pada dasarnya baik), saya pikir konfirmasi fakta2 ilmiah sep[erti ini perlu. Biar kalau hoax atau hanya sekedar hipotesis belaka yg bahkan tak pernah teruji, jangan dibiarkan semakin merebak karena banyak sekali yg mere-blog artikel ini tanpa mengkonfirmasi kebenaran yg disajikan.

    Trims dan sukses selalu.

    • coba carinya ditambah kata kunci “Mark B Kastleman”, “Donald Hilton”, “Randy Hyde”, “Victor B Cline”. Mereka sudah pernah kami undang ke Indonesia untuk memberikan paparan fakta ilmiah di Kementerian Kesehatan, kenapa berani dengan Kemenkes, karena data ini dihasilkan dari penelitian laboratorium. Beritanya banyak sekali di Google dan Youtube, silakan berselancar 🙂

    • btw, makasih untuk koreksian bahwa Dopamin adalah neurotansmitter. Sebagai alumni Biologi, saya jadi malu, ahahaha.. makasih banget yaa

    • Halo, terima kasih balasannya 🙂 Sekali lagi saya yakin dgn tujuan baik artikel ini, jadi di sini saya hanya akan mengomentari masalah data saja ya 🙂

      Dengan nama2 tersebut di atas, hanya pencarian dgn ‘donald hilton’ yg menghasilkan 7 artikel dan hanya 1 yang relevan (Pornography addiction: A neuroscience perspective). Itu pun hanya sebuah commentary (artinya sebuah perspektif dan pemikiran, belum merupakan hasil eksperimen yang konklusif). Kalau memang dgn hasil laboratorium, mungkin mba bisa menautkan link nya (kalau sudah dipublikasi). Atau setidaknya link yg mba pakai untuk membuat artikel ini. Tentu saja saya tidak lebih hebat dari orang2 yg disebutkan di atas, karena saya bukan apa2 dan bukan siapa2, haha… tapi bukan perarti data yg disampaikan orang asing pasti benar, makanya kita selalu perlu cross-check. Saya memakai pencari pubmed, karena pubmed mencakup hampir seluruh (kalau tak bisa dikatakan semua) publikasi ilmiah bidang kedokteran, biologi, dan ilmu hayati sejenis. Kalau melalui google dan youtube memang banyak artikel/video mengenai dopamine dan pornografi ini, tapi saya belum menemukan satu pun yg kredibilitasnya meyakinkan untuk dpt dipertanggungjawabkan.

      Ada satu artikel penting lain yg dikutip oleh Hilton, artikel oleh Nestler (Nature Neuroscience 8, 1445 – 1449 (2005)). Nesler dalam reviewnya menyiratkan bukti2 awal (preliminary evidences) mengarah pada adanya kesamaan neurobiologi pada adiksi obat2an dgn adiksi makanan atau seks. Perlu diketahui sex addiction tidak sama dgn pornographic addiction, dan kalaupun sama, masih terlalu cepat meloncat pada kesimpulan seperti artikel di atas. Saya pikir, mungkin pembicara2 yg diundang oleh yayasan mba hanya menyampaikan bahwa ini adalah hipotesis/dugaan yg perlu pembuktian lebih lanjut, mungkin mba, maaf, salah menangkap hasil seminar tersebut. Tapi bisa juga saya yg salah karena kurang teliti dalam menelusuri kebenaran dopamine-pornographic addiction ini.

      Memang ujung2nya yg paling baik adalah mba mengungkap sumber2 yg mba pakai untuk tulisan ini, sehingga terbuka oleh siapa saja untuk mengkritisi, dgn basis yg sama.

      Terima kasih dan sukses selalu 🙂

      • ini kalo bahas data, bisa panjang sebenernya. domisilinya dimana ya btw? kalo di Jakarta, tanggal 1 Maret ibu Elly akan memberikan workshop di Al- Azhar 12 Cikarang. Dateng aja. Kalo emang dirasa perlu diskusi lebih lanjut, bisa atur jadwal nanti disana, mengingat jadwal ibu Elly juga sangat padat yaa. Atau kalo mau contact langsung Donald dan Mark, mereka open banget kok.. email langsung ke mereka juga bisa. Di youtube ada kuliah dari Donald dan Mark juga..

    • domisili saya tidak di Indonesia. Saya tidak mengatakan bahwa hasil risetnya salah loh mba… Karena saya tidak bisa konfirmasi, makanya minta mba mencantumkan sumber tulisannya. Motivasi awal saya sebenarnya karena penasaran dgn hasil risetnya karena kebetulan belum pernah dengar. Sebenarnya kan cara untuk mengkonfirmasi tulisan dengan melihat references-nya… Nah yang kurang dari tulisan mba yg bagus ini yah itu, tautan sumber… makanya akan lebih baik ditambahkan karna ga mungkin saat mba menulis artikel ini teori dopamin ini muncul begitu saja. Atau kalau sumber tulisan mba dari hasil diskusi langsung (personal communication), yah apa boleh buat,… mungkin bisa dicantumkan di akhir tulisannya. Dengan begitu pembaca tahu sehingga tidak muncul pertanyaan2 yang tidak perlu. Karna mba lulusan biologi, saya yakin mba pasti paham betapa pentingnya mencantumkan daftar referensi dalam tulisan, baik itu berupa buku atau hanya tulisan di blog.

      salam,

      • saya setuju dengan mas riswanto. memang, tulisan ini menunjukkan fakta anak-anak kita sekarang ini. bagaimana akibat mereka bersosialisasi dan dampaknya begi mereka. juga dampak dari keluarga yang kurang memberikan perhatian bagi anak-anaknya.

        tapi memang benar pula, saat saya membaca tulisan yang sangat panjang ini, saya sendiri harus memberi ruang tersendiri untuk memikirkan nama-nama para ahli itu dan pendapat mereka. karena apa? mbak sebagai penulis tidak mencantumkan link yang merujuk pada pendapat mereka. kalau memang itu adalah hasil riset, sumbernya dari mana? kalau memang itu sekedar opini dan belum dirisetkan, sumbernya dari mana? lebih bijaknya, tolong cantumkan linknya, sumber jurnalnya, bukunya, dan lain sebagainya.

      • bagaimana kalau kita tidak perlu mencari-cari, sumber dari segala sumber tulisan diatas? karena menurut saya sudah ada relevansinya dengan Alquran sudah sangat cukup sekali.
        Maaf, saya bukan ahli tafsir atau lulusan fakultas biologi, tapi satu hal yang pernah saya dapatkan dari majelis yang saya ikuti, coba anda bayangkan hati anda, organ tubuh anda, dan seluruh tubuh anda sebagai sebuah cangkir/gelas, apapun yang diisi ke dalam gelas itu, maka itulah yang terkandung di dalamnya, diisi air putih, ya isinya air putih, diisi kopi ya isinya kopi, diisi teh ya isinya teh. Kalau diibaratkan diri kita, ya diisi iman ya isinya iman, diisi pornografi ya isinya pornografi. segala macam dopamine, neurotansmitter, yang saya juga tidak paham artinya, itu hanya media perantara yang menyalurkan informasi kesegala tubuh anda, trerutama otak dan hati…
        apakah belum cukup fakta yang diungkapkan Ibu Risma, miris sekali membayangkan seorang nenek seolah melayani nafsu seks cucunya, seandainya kondisi ini terjadi pada anggota keluarga anda, apakah anda masih akan mencari-cari jawaban untuk kebenarannya…..??

      • saya ngerti maksud bapak. mohon maaf sekali lagi karena kesalahan saya dengan tidak mencantumkan reference, karena awal mula saya menulis ini memang tidak diniatkan untuk menjadi sebuah artikel resmi, saya awalnya cuma curcol aja.. makanya kerasa kan bahasanya pun bukan bahasa literasi ilmiah, tapi bahasa ngomong.

        Memang benar pak, data yang disampaikan memang banyak diperoleh dengan tatap muka, ngobrol langusng, atau berbalas email. saya kira kalo bapak mencari dengan keyword yang saya berikan, informasinya banyak sekali termasuk paparan hasil penelitiannya, baik itu di google ataupun di youtube. atau jika bapak mau mengunjungi web resmi mereka dan mendapatkan email pribadi mereka di web tersebut, mereka sangat terbuka menjawab pertanyaan-pertanyaan bapak.

  55. Reblogged this on Cerita Mama and commented:
    Beberapa minggu yang lalu sekolah anakku mengadakan seminar “Tantangan Mendidik Anak di Era Digital” dengan pembicara ibu Elly Risman, dan inilah isi materinya, yang membuatku gak sanggup menahan tangis ketika berlangsungnya acara…

  56. solusi praktisnya belum lengkap sepertinya
    bagaimana menanamkan sistem imun itu, sedangkan mereka juga bergaul dengan teman2 di sekolah yang sangat beragam juga? Apakah melarang gadget? nanti kuper …
    atau gadget dengan pengawasan ortu? emang mereka kurang pinter sembunyiin?

    artikel yang bagus… banyak riset sama tentang ini.
    Maaf sekedar share dalam agama saya juga diajarkan kalau
    – melihat perempuan (bukan muhrim) dan terangsang itu sudah terhitung zina
    – jika mata menjatuhkanmu, lebih baik dicungkil daripada seluruh tubuh ke neraka
    – mata adalah pelita tubuh, jika matamu baik, teranglah seluruh tubuh. Jika ia gelap, betapa gelapnya kehidupan itu.

    Tentang manjaga diri sendiri (bagi para pria) dalam salah satu buku Everymen’s Battle ditulis bahwa benteng pertama adalah menjaga mata, segera buang pandangan Anda kl tidak sengaja melihat apa saja yang merangsang (entah di jalan, billboard, poster, film, dsb). Tentang film, apa yang tidak layak ditonton anak-anak juga tidak layak ditonton orang dewasa.

  57. Reblogged this on edwinaldi and commented:
    pada otak manusia, ada bagian yang didesain khusus oleh Tuhan untuk membedakan manusia dari spesies lain, sebagai spesies paling sempurna, yaitu memiliki kemampuan untuk memilih dan memiliki adab atau nilai-nilai fitrah (kebenaran)

  58. Makasi byk ya mba pipichan utk ulasan padat+bergizi ini. Semoga kelak sy bertanggung jawab utk mendidik anak laki laki saya supaya jadi laki laki baik baik. Amin

  59. Nice work! Artikel bagus saya share d twitter, bermanfaat bgt buat saya yg inshaallah kepingin jd ibu.
    tp itu teriakan koh ahok..haha…ga perlu saya ikutan teriak.

    terimakasih ilmunya 😉

  60. Selain kontrol dari pihak orang tua para anak2 sd n remaja ini, penting juga memikirkan cara bagaimana para pekerja seksual ini mendapatkan pekerjaan untuk kehidupan layak mereka, karena dengan begitu mereka bisa menolak para siswa sd atau remaja konsumen mereka yang membayar hanya seribu/ dua ribu untuk sekedar menyambung hidup mereka.

  61. Reblogged this on izzatyzone and commented:
    “Yang berhubungan dengan anak dan remaja, entah itu sebagai orangtua, guru, kakak, om, tante, obrolin bahaya pornografi pada mereka. Ajari caranya membatasi diri dari konten-konten seperti itu. Dukung mereka untuk fokus pada hal-hal yang berkaitan dengan masa depan dan passion mereka. Buat mereka sibuk mempersiapkan diri menjadi Their Best in The Future.”
    mari kita mulai #PerangKonten 🙂
    duh aku punya adik laki 2 pula :”

  62. Ya Allah.. Sedih, kecewa, & marah rasanya, ternyata sudah separah ini. Insyalloh.. Saya mau gabung, bagaimana cara. Trmksh..

  63. Setuju, saatnya lebih dekat pada anak, apa mau mereka, mendengar curhat mereka, mengimbangi apa yg mereka pikirkan, memberi mainan dan bacaan bermutu, berusaha menghindari pornografi dengan cara apapun, smoga dimudahkan jalan nya oleh Allah, amien

  64. Shock ane bacanya…
    Ni informasi yg amat sangat penting, makasi dah d share…

    Pantesan abah gw pernah blg, punya anak laki lbh berat menjaganya, krn kalau anak laki2 sudah kenal sex sblm waktunya, hidupnya bakalan rusak selamanya..

  65. Setelah membaca tulisan di atas, rasanya ingin curhat sesuatu yang belum pernah saya bagi ke siapa2… Mungkin ada baiknya saya cerita sedikit soal pengalaman saya terkait masalah yang dibahas, kalau diizinkan.

    Saya perempuan usia 21 tahun. Saya belum berkeluarga, bahkan pacaran pun belum pernah. Sewaktu saya masih duduk di bangku SD, kira2 beberapa tahun di awal 2000an, saya pertama kalinya terpapar dengan gambar2 model yang menjurus kepada pornografi. Itu saya dapatkan ketika saya mulai senang membaca, tetapi celakanya yang saya baca adalah tabloid wanita langganan ibu saya. Sepengetahuan saya, pasca reformasi membuat media cetak begitu bebas mengekspos berita kepada publik, dan akibatnya bukan hanya tulisan tapi juga gambar hasil jepretan jurnalis saat itu tidak ada yang menyensor…

    Dari pengalaman celaka itu entah kenapa saya jadi selalu kepikiran. Memang jijik pada awalnya tapi tiba2 saya tergerak untuk mempraktikan sendiri, hingga akhirnya saya mulai (maaf kalau membuat kalian jijik) mas*****si. Saya sering melakukan itu sendiri diam-diam dan setiap kali saya selesai melakukannya saya pasti langsung istighfar berjuta2 kali, selalu begitu berulang-ulang. Untungnya saya bukan anak dengan nasib BLASTed, walaupun saya waktu itu lebih sering menghabiskan waktu di rumah dengan nenek karena kedua ortu saya sibuk bekerja, tapi saya punya banyak teman main dan selama SD saya juga disekolahkan di sebuah TPA.

    Kemudian seusai tamat SD dan menginjak bangku SMP, saya gemar datang ke perpustakaan kecil dekat rumah. Suatu hari saya menemukan sebuah buku tentang pubertas–kalau boleh sebut merek, judulnya THE PUBERTY BOOK: A Guide for Children and Teenagers karya Wendy Darvill dan Kelsey Powell. Buku itu langsung menarik perhatian saya bahkan saya sampai meminjam berkali-kali karena isinya begitu bermanfaat. Dari buku itu saya banyak belajar soal anatomi tubuh remaja, perilaku serta hubungan remaja dengan lingkungan dan kehidupan seksual, bahkan sampai soal kehamilan.

    Buku itu seperti malaikat buat saya, karena kegalauan akibat perilaku aneh dan perubahan fisik saya terjawab oleh buku itu. Memang sebaiknya saya mendapat bimbingan dari orang dewasa ketika membaca itu, namun karena orang tua saya sama sekali tidak pernah memperhatikan atau mengedukasi saya ketika saya beranjak remaja dan karena saya juga tidak pernah membagi pengalaman membaca buku saya ke mereka, saya hanya menyimpan ilmu yang saya dapat sendiri. Daan akhirnya saya tahu mengenai istilah keanehan yang selama ini saya rasakan dan jalani. Buku itu menjelaskan positif dan negatif melakukan mas*****si, mitos dalam masyarakat dan faktanya, bahkan buku itu juga menganjurkan pembaca untuk mencari tahu apa hukumnya melakukan dalam agama masing2.

    Pada akhirnya penjelasan di buku itu cukup menenangkan saya. Namun demikian kebiasaan ini tidak bisa dihentikan, walaupun saya cukup kuat iman dan pintar sehingga kebiasaan itu tidak menjadi semakin liar. Di sekolah saya pun cukup mendapat banyak ancaman. Teman2 saya, terutama yang laki2 sering kali mengumbar video dan bacaan porno, bahkan ada teman perempuan yang pernah sekelas dengan saya yang exhibitionist dengan foto2 dirinya yang ia ambil sendiri. Perlu dicatat bahwa dulu saya bersekolah di SMP yang kini sudah bertaraf internasional dan murid2nya pun banyak yang berasal dari keluarga berada.

    Sampai sekarang, jujur, saya masih suka melakukannya dan tidak tahu harus bagaimana. Inilah yang dimaksud tulisan di atas, sekali tombol ON dinyalakan tidak akan ada tombol OFF untuk mematikan. Kebiasaan ini sepertinya memang tidak bisa disembuhkan dan bisa dilakukan siapa saja, bahkan oleh yang agamanya kuat sekalipun, karena ini tidak ada hubungannya dengan keimanan atau hati, tapi kerja otak kita! Dan benar apa yang telah Tuhan atau Rasulullah peringatkan kepada manusia bahwa yang bisa kita lakukan adalah mencegah dan mencegah.

    Saya berharap para orang tua, kakak, atau kalian yang lebih dewasa agar selalu mengantisipasi dan (syukur2) mau mengawasi setiap kemungkinan yang akan dipelajari mereka yang lebih muda. Kemudian, saya kira sudah nggak jaman lagi kalau orang dewasa masih takut untuk mengedukasi yang lebih muda untuk mengenal diri dan lingkungannya. Mungkin bisa dimulai dengan membuat anak menyukai Biologi, mengajarkan Ilmu Fiqih bagi yang beragama Islam, atau memberikan buku pubertas seperti yang saya sebut di atas untuk ulang tahun ke-12 anak anda.

    Kasus saya mungkin tidak seberapa dibanding kasus2 lain yang sering membuat heboh masyarakat, tapi saya berharap anda semua bisa mengambil pelajaran dari cerita saya. Saya harap ada dari kalian yang juga mau berbagi, terutama sang penulis Miftahul ‘pipichan’ Hidayah 🙂 mungkin bisa kasih saya nasehat2. Terima kasih.

  66. Emang harus bergerak klo g mau bangsa kita makin hancur, dimana kita bisa belajar jd org tua yg tanggap pornografi, cara membentengi anak2, cara mengajari mereka yg mungk blm cukup umur tp lingk membuat kita harus memberikan tameng kepada anak2, pornografi ada dimana2, harus selalu siap.
    Tolong info nya, terima kasih

    Cut citra
    082114403714

  67. Reblogged this on Catatan Hati di Batas Cakrawala and commented:
    asli speechless dengan postingan ini.
    makin tersadar dengan apa yang terjadi akhir2 ini…
    Umar demen banget sama GTA, salah satu game hard core yang aku tau sangat keras. sulit banget membendung Umar yang mulai terkontaminasi anak2 tetangga. belum lagi Salman… *nangis kejer*
    makanya aku semakin ketat dengan mereka karena gak mau terlambat…
    untunglah, Umar dan Salman kudidik soal seks melalui gambar dan tulisan yang sesuai dengan usianya. mudah2an aku gak salah mendidik…
    duh Allah, berat nian ternyata menjadi orangtua…

  68. Alhamdulillah, qatam baca tulisa anda rasanya sudah ke Raja Ampat . Bagus sekali tulisaannya. Jempol pol ! Nyandu berat bakalan for sure !

  69. Reblogged this on Rumah Mbakje and commented:
    Wajib baca untuk para orang tua dan calon orang tua yang peduli pada generasi mendatang!! Bahaya pornografi, bahkan yang ‘halus’ sekalipun!

    Ya Rabbi… jauhkanlah keluarga kami dan keturunan kami dari hal-hal yang Engkau benci… amiin.

    • sumber2nya banyakan hasil dari diskusi tatap muka dan diskusi via email antara ibu Elly dengan tokoh2 tersebut, mba 🙂

  70. ass. salam kenal ya;-) kak. Mau tanyy kalo mau gabung bekerja untk kita dan buah hati foundation apakah ada kesempatan? Bagaimana caranya? Terima kasih

  71. Membaca ini aku jdi terinspirasi buat ngingetin murid muridku yang masih sd dan juga ponakan ponakan aku yang masih usia menjelang remaja..krna emang bener banget anak anak sekarang mengetahui hal hal berbau seks jauh sebelum usia mereka cukup dewasa untuk menerimanya..jadi punya bahan akurat buat nerangin ke mereka..
    Makasih ya udah mw berbagi ilmu..keep writing and dont stop to share…’salam kenal’

  72. Reblogged this on Memaknai Kehidupan and commented:
    Iklan handuk, iklan pakaian dalam, iklan sabun, iklan parfum, ah iklan apapun yang menunjukkan keindahan tubuh wanita, itu adalah tombol ON untuk memasukkan konten ‘kotor’ selanjutnya secara bertahap dan bertingkat. Pelaku industri pornografi tau betul hal ini. Riset mereka jauh lebih canggih dari yang kita bayangkan. Randy Hyde, seorang psikolog terapis pornografi sekaligus kolega pakar neurosains Donald Hilton mengatakan bahwa sekali tombol ON itu nyala, kita ga bisa matiin lagi. Kita cuma bisa ngerem dengan susah payah.

    Konten ‘kotor’ itu masuk secara bertahap dan samar sekali. Bermula dari legal content seperti iklan, majalah remaja yang menampilkan pakaian kurang bahan, apapun lah yang diijinkan pemerintah kita, yang kita sendiri pun menganggap hal itu lumrah. Kemudian meningkat menjadi soft porn seperti majalah pria dewasa. Kemudian meningkat lagi ke komik dan film hollywood yang punya adegan lalalalanya. Kemudian meningkat lagi ke games tembak-tembakan yang kalo menang dapet hadiah cewe yang boleh diapa-apain (ini yang mengakibatkan munculnya istilah ‘cabe-cabean’, ajib yaa.. bermula dari games!). Dan selanjutnya ke atas sampe muncullah berita-berita kasus perkosaan dan pembunuhan.

  73. Bagus banget…sangat bermanfaat!..ijin share ya! Semoga dibaca oleh orang-orang yang selalu ngotot bilang… ‘hak perempuan untuk menampilkan tubuhnya… kalau ada perempuan yang diperkosa…yang salah adalah yang memperkosa’ pendapat yang tidak salah!… tapi mungkin sebaiknya semua perempuan sadar….. bahwa setiap perempuan memiliki tanggung-jawab bila ada generasi yang hilang kewarasannya…..

  74. MashaAllah wa subhanallah, jazakillah ya ukhti. Tulisan anda membuat lonceng di kepala saya terus berbunyi, untuk selalu aware menjaga buah hati kita dan semoga semua org yg membaca tulisan anda ini juga akan memiliki perasaan yg sama seperti saya. Ketakutan dan kengerian ini nggak cukup cuma buat kita terperangah. Bergeraklah wahai orang tua ! Didik anak2 bangsa menjadi lebih beriman dan berbudi. Semoga anak2 kita yg telah terdidik dg baik juga akan menularkan hal yg sama pada teman2nya dan kepada lingkungan disekitarnya. InshaAllaaaahhh ….

  75. luar biasa, trimakasih banyak..menginspirasi saya utk lebih baik lagi,lebih bermanfaat lagi untuk diri kita sendiri, terutama buat adik2 kita generasi masa depan muslim.

    AYOO BERGERAKKK… !!!

  76. Saya bunda dari 2 orang gadis kecil, satu beranjak AbG,14 tahun, 1 beranjak balita 2 tahuna. sya pernah mengikuti parenting Buah Hati oleh Ibu Elly Risman. Setuju sekali mari kita bersama2 menciptakan generasi imun. Tulisannya bagus sekali. Lebih banyak share tulisan mengenai cara2 tepat mnghadapai anak2 pra Abg, spaya pada saat Abg sudah lbih kuat iman dan pendiriannya

  77. Jadi yang salah otaknya yang ngeres atau roknya yang mini? Harusnya kalau baca artike ini bisa menjawab dengan baik dan benar. Two thumbs up buat penulisnya. Jazakillah khoir.

  78. Sy seorang guru sma. Mungkin mba bisa memberikan quesioner untuk mebgetahui sejauh mana aktifitas anak terhadap porno grafi. Dan bagaimana solusi menjauhkan prilaku buruk itu kpd anak didik

  79. Sumbang saran utk gerakannya. Generasi yg sanggup berkata “tidak” utk pornografi adalah generasi yg punya landasan kuat a.k.a pondasi yg kokoh. Dan pondasi itu sudah diberi oleh Allah bernama aqidah Islam. Memang benar bahwa aqidah Islam sudah dipelajari sejak SD oleh mayoritas muslim di negeri ini. Namun negeri ini tetap menjadi negara pengakses pornografi terbesar. Apa yg salah? Metode memahami aqidahnya yg salah. Aqidah harusnya dipelajari dg kesadaran dan melibatkan kemampuan berpikirnya. Allah sering ajak manusia memikirkan alam untuk menemukan tanda kebesaran-Nya kan? Di sini letak relevansi aqidah Islam dg akal manusia. Makanya Islam itu sesuai dg fitrah manusia. Ketika manusia menemukan bahwa alam dan seisinya ini sifatnya lemah, ada lahir dan matinya, maka niscaya alam ini butuh Dzat yg mengadakannya dan mengatus hidupnya. Dzat inilah Pencipta yaitu Allah SWT. Kalau aqidah senantiasa dipupuk dg jalan berpikir seperti ini, imannya pd Allah tidak akan goyah. Iman dlm bahasa Arab artinya tashdiqul jazm, artinya pembenaran yg pasti. Pembenaran pasti inilah yg akan menjadi asas seorang muslim. Dan kalau dia sudah membenarkan Allah SWT dan Al-Qur’an dan Rasulullah secara pasti, ketundukannya pd perintah Allah SWT (termasuk segala perintah yg ujungnya menjaga si “direktur”) pun akan menjadi hal yg otomatis.

  80. Good job..ur post made me speachless,u’re absolutely right!
    Mohon bantuannya, sy pnya anak cow umur 10thn,anak tunggal. Sepantasnya sy pnya harapan pnuh pdnya. Sukses n selamat dunia akhirat cita2 sy utk dia. Bntu sy didik anak sy,agar sy tdk menyesal d kemudian hr. Thanks a lot,cant wait to see ur reply.

  81. Reblogged this on Jurnal Azzam and commented:
    Cewek yang naif dalam melihat hubungan dengan cowoknya…
    Anak yang mulai rusak tanpa sepengetahuan orang tuanya…
    Akal yang mungkin telah rusak tanpa kausadari…
    Menyeramkan, tapi memang, bisa jadi kita melihat “everything is okay”, padahal proses di balik layar begitu menyeramkan. Bacaan recommended buat siapapun, artikel sapu jagat !

  82. Mbak aku Artha, aku domisili di jogja. Aku kagum bgt sama tulisan ini dan aku siap bergabung buat menciptakan Generasi Berkarekter dan punya Imun kuat.
    Aku pengen bgt bs ikut serta realisasiin gerakan ini di jogja, karena aku udah lihat org2 di sekitar aku sendiri memiliki perilaku spt tulisan di atas, mungkin kalo keponakanku tdk ditangani sedini dy bisa jadi calon dr BLASted dan memiliki perilaku spt tulisan diatas nantinya.

    Ini no.hp aku 081804333504
    Mungkin kita bs diskusi lebih dlm untuk bs buat komunitas atau gerakan edukasi untuk gerakan ini di jogja.
    Terima kasih

  83. Banyak yang tanya apakah anak saya akan masuk SD umur 6 tahun ini? Saya jawab tidak, insyaALLAH nanti saja umur 7. Banyak yang bertanya apakah anak saya sdh lancar calistung? Saya jawab belum, we are in the process on that, tetapi bukan menjadi target. Nantilah… masa kecilnya belum untuk hal-hal semacam itu. Belum saatnya dia berlelah-lelah. Kenalkan dia pada Rabbnya melalui ciptaan-ciptaanNYA, bermain dan bercengkrama daripada konsumsi TV, bantu dia jadi anak yg cinta berbagi, ajarkan dia senang berkisah perasaan dan pengalamannya untuk merintis rajutan benang-benang komunikasi, itu yang lebih banyak kami lakukan. Alhamdulillaah, keputusan ini semoga jadi satu langkah tepat untuk menjadikannya pribadi yang well-being.

  84. Subhanallah..banyak hal2 yg harus kita perjuangkan,ayo segera bersatu dan bangkit untuk memperbaiki moral bangsa kita saat ini,sedih rasanya melihat anak2 & remaja saat ini,yg moralnya pd hancur Ъќ>:/ karuan,ayo pemerintah..segera stop iklan & acara tv yg tidak layk tayang dimedia apapun

  85. Saya sangat prihatin kondisi anak2 kita saat ini. Undang2 pornografi sudah ada sejak 2008, gugus tugas sudah dibentuk, tapi kenapa pornografi merajalela dimana2,padahal pd Uu sanksi cukup berat. Di Aceh tdk kurang kasus anak yg berhadapan dgn hukum,kasus incest dsb. Saya ingin ikut bersama membantu mengurangi pornografi merajalela di negeri ini, tp saya cuma pensiunan PNS,hanya punya semangat saja.

  86. Tulisan bagus dan menginspirasi, bagi orang tua muda seperti saya sangat bermanfaat. Jaman sekarang memiliki anak laki dan perempuan tanggung jawabnya sama berat.

    • Di luar itu bisa dibuktikan atau tidak, sekali lagi perlu diketahui bahwa penyelewengan tindakan seksual tidak melihat apakah seseorang itu pintar agama atau baik budi, karena penyebabnya berawal dari kerja otak bukan hati atau moral.

  87. Reblogged this on blog insan muhamadi and commented:
    bismillah
    lagi booming berita di sosmed atau di tivi tentang bu risma. mayoritas menilik dari sisi politik dan perjuangannya mengurus kota surabaya. menurut saya, sisi paling penting dari kisah ini ada di tulisan ini.
    mari kita selamatkan generasi muda Indonesia, setidaknya, dengan menambah pengetahuan tentang tantangan yang sudah menggila ini.
    tulisannya cukup panjang, yang sabar bacanya yah..!!

  88. artikel yang bagus sekali, hal kecil juga yang bisa lakukan perbanyaklah menulis/atau membuat produk baik di internet sehingga konten positif akan lebih banyak di internet dengan sendirinya akan menenggelamkan yang negtaif

  89. Saya berminat untuk bergabung. Saya dukung gerakan ini. Karena saya adalah seorang guru sekaligus kepala sekolah sebuah SMP swasta di bekasi.

  90. Terimakasih utk sharing artikel yang luar biasa bermanfaat. Membimbing dan mendidik generasi penerus kita sdh menjadi bagian kita semua, sebagai ibu non muslim yg juga berjuang untuk anak2 saya dan teman2nya, kalau diijinkan saya juga mau bergabung. Pls contact me.

  91. Subhanalloh..inspiratif sekali artikelnya..ada sedikit yg mengganjal ketika baca terjemahan QS.Almu’minun,kata sembahyang sebaiknya dganti dengan shalat saja..

  92. subhanallah..bagus sekali postingannya & sangat bermanfaat mbak…
    mari kita ciptakan generasi masa depan yg berkarakter&imun..
    bgmna caranya untuk bergabung mbak?
    trimakasih..

  93. Sebetulnya memaknai perintah dan larangan Allah itu sederhana.
    Dia Sang Pencipta tentu selain menciptakan sekaligus juga memberlakukan semuuuaaaa aturan mainnya. Babi haram karena memang sejak awal diciptakan bukan untuk dimakan manusia. Aurat ditutup, karena sejak awal bagian2 yang disebut aurat itu diciptakan sebagai penarik lawan jenis. Pandangan diperintahkan utk ditundukkan karena mata diciptakan sebagai jalan masuk ketertarikan. Dsb dst dll….

    Seharusnya kita patuh dulu, kemudian meyakinkan diri dengan riset2. Tapi yah, namanya manusia, seperti inilah adanya, suka bandel. Kebetulan saya ini juga termasuk jenis orang yg harus ditampar dulu sisi logikanya baru bisa manut hehe…..
    Thanks for posting this. Semakin memantapkan saya dalam berprinsip ketika mendidik si keci. Semoga semakin banyak orang tua yang tersadar dan dapat memperbaiki generasi bangsa ini ke depannya 🙂

  94. Saya tertarik join utk membuat konten2 yg dibutuhkan oleh anak anak. Yg membuat mereka asik dengan jamannya dan umurnya.. Semangaatt terus menyebar kebaikan kawan..

    Allahu Akbar

  95. Subhanallah….. trmksh atas infonya….
    trus gmn caranya mem-protec anak qt ya n pada usia brp anak mulai dberikan pendidikan seks
    mbak mau dong gabung untuk berjuang bareng ….

  96. Reblogged this on Dunia Warnaku and commented:
    “…kerusakan otak orang yang adiksi pornografi itu kalo dilihat di MRI sama persis dengan kerusakan otak orang yang kecelakaan naik mobil ferrari dengan kecepatan sangat tinggi. Kalo narkoba ngerusak otak di 3 bagian, obesitas ngerusak otak di 2 bagian, pornografi ngerusak otak di LIMA bagian.”

  97. Alhamdulillah…. Tidak sendirian, Banyak yg sadar… Saya sdh lama ketakutan setengah mati nyaris paranoid, membanyangkan hal ini kedepannya. Hanya bisa berdoa n berdoa… No game… No PS at home. Only internet dengan mata saya yg selalu wara wiri ngintip apa yg mereka buka, baca dan kerjakan. Ya Allah… Lindungilah kami selalu…

  98. Subhanallah luar biasa mbak , sgt miris melihat kondisi remaja skrg. Dgempur dgn informasi2 buruk dr segala lini, yg org tua ga bs meredamnya n kadang g sadar hal itu tjd
    Saatnya bergerak walaupun hasilnya minim, yg trpntg kita harus segera mulai melakukan perbaikan2 pd generasi muda kita. Gmn cara gabungnya mbak?

  99. Semoga kita sebagai orang tua dapat menjaga amanah yg Allah SWT berikan kepada kita yaitu para penerus keturunan kita sebaik-baiknya. Ya Allah SWT kuatkan lah keinginan hamba. Aamiin…ini juga salah satu jihad dijalan Allah SWT kan ya????…..

  100. Allah…nangis saya bacanya T.T terimakasih sdh mengingatkan. Terimakasih :’)
    Saya mahasiswa smstr akhir fak psikologi. Saya mau ikut gabung bantu & GERAK bersama caranya gmn utk gabung di yayasan kita & buah hati? Saya memang sedikit tahu ttg yayasan ini tp br skrg ini lwt mba yg bnr2 tergabung dlm yayasan ini saya jd lbh tahu gerakan acara yg ada di yyasan kita & buah hati. Thanks

  101. Sangat mendukung sekali..semoga tercipta kumpulan2 utk menyelamatkan anak bangsa..kalau perlu adakan pertemuan2 khusus anak2 dgn kegiatan yg kreatif 🙂 Semangat

  102. Saya punya dua putri yang menginjak remaja. Setelah baca artikel di atas, rasanya kekhawatiran saya makin besar. Semoga selalu ada petunjuk untuk semuanya

  103. Asli bermanfaat banget. Saya jadi merinding bacanya. Ini mengingatkan saya, agar bisa menjaga amanah 2 anak yang dititipkan Allah swt kepada saya. thanks ya. klo ada di Bandung, saya ingin bergabung.

  104. Mba saya mau tanya,
    1. Bagaimana kerja hormon pada orang yg sudah menikah dan melakukan hubungan dgn suami/istrinya? Apa juga merusak otak? Jika tidak apa bedanya?
    2. Batasan apa yg harus dilakukan olh orangtua didepan anaknya? Apa boleh peluk cium antara ibu dan bapak di depan anak mrk?

    Terimakasih banyak. It’s a very nice article ^^ Baarakallahu fiik 🙂

  105. Ikut gabung…caranya gimana??? Sungguh sedih saya melihat fenomena anak2 jaman skrng. Sebgai ibu 2 orng putri saya sll mrsa kawatir dng pergaulan anak2 jaman skrng.

  106. Mau ikutan gabung dong…t4nya deket bgt sama kantorku yg dulu..
    Tergerak nih buat gabung…coz of my kiddos..althought they’r still kids but I want to be a great parents for them…
    Please info yaaah for join in

  107. Best writing! Katakan saja apa yang bisa kita lakukan untuk anak2 masa depan kita.
    Saya akan senang hati menyebarkannya ke teman2.
    Thank you for inspiring 🙂
    Keep on going!

  108. Reblogged this on Gandhi, Novy and commented:
    Subhanallah, anak-anak dan adik-adik kita adalah amanah yang harus kita jaga, dan wajib kita kembalikan lagi ke Alloh dengan keadaan khusnul khotimah. Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan orang-orang yang Alloh beri petunjuk dan hidayah. Aamiin, ampuni keterbatasan dan ketidaktahuan kami Ya Alloh ..

  109. Menginspirasi bgt…Bu.Semoga kta menjadi 0rang tua dan calon 0rang tua yg berwawasan luas.yg mendidik berdasarkan Al Quran dan Sunnah Rasul.yg mengutamakan kasih sayang bkn bentakan.:-DWELL

  110. ahok mau legalkan pelacuran … sebetulnya dilegalin atau enggak tetap aja ada .. pilihannya memang dilegalkan atau enggak dan itu mana yang lebih baik … sebetulnya gak ada yang lebih baik .. lebih baik ya hukum mati .. tapi kalau mau terapin hukum mati .. semua hal syariat islam wajib berlaku .. misal koruptor di potong tangannya .. orang selingkuh di lemparin batu .. sayangnya orang2 jaman sekarang anggap yang seperti itu adalah kemunduranlah, melanggar HAM lah… kadang kalau gak ada efek jera malah yang ada goyang poco-poco .. alias maju selangkah .. mundur dua langkah .. akhirnya nyeplos ke jurank deh :p

  111. Subhanalloh mba miftahul hidayah,, jazakillah khair katsiron,, membuat sy merinding, menangis,, sy ibu dg 2 putra dan 1 putri, langsung tergerak utk bergabung,, sy di bukitduri mba, dekat dg kantor mba di kebon baru,, gmn caranya utk gabung?? Sangat sy tunggu mba,, jazakillah khair,,

  112. Astagfirullahalaziim,
    Mksi bnyak mbak atas tulisanya,
    Klo saya mau ikut berpartisipasi gmna caranya y mbak?
    Please replay y mbak,

  113. Mba, bukannya dlm Q.S. 24:31-32 co dan ce SAMA2 harus menjaga pandangan? Jangan sampe adek2 ce menangkap kesan ‘lebih aman’ melihat pornografi dibanding teman2 co-nya krn faktor testosteron saja.. But nice post lah, try not too feminism 🙂

  114. Pingback: -karena bu rismanya-PIPI :) | thelittlehabibie

  115. Astaghfirullah aladziim, ana menitikan air mata, miris membacanya. Mdh2an kita dan kaum muslim sluruhnya sllu dlm lindungan Allah dan penjagaan-Nya, aamiin.

    شُكْرًا.جَزَاك اللهُ خَيْرًا

  116. Sebuah penjelasan gamblang mengapa larangannya tegas mengatakan “Janganlah kalian MENDEKATI zina !!!” Yang ternyata sekedar kebiasaan dekat dengan perilaku zina dan pornografi saja bisa berdampak seperti itu, apalagi aktif dan proaktif utk ambil peran. Sekalian dijelaskan donk mbak, ada korelasi psikologi/fisiologi nggak antara hukuman zina dlm islam (rajam atau cambuk+pengasingan) dengan kondisi psikologis pelaku zina ini. Mungkinkah secara psikologis bentuk hukuman ini bisa menimbulkan efek jera atau mengubah kadar dopamin kembali normal sehingga pelaku bisa ‘sembuh’?

  117. Saya mempunyai anak laki yg mulai memsuki remaja dan yg msh kecil. Saya jd takut , saya pikir Îπî betull2 sangat penting utk pendidikan anak saya , saya sangat takjub membacanya dan betul2 berterimakasih. Krn bermanfaat sekali buat saya sbg orang tua.tks wass

  118. Miris dg kondisi anak2 kita. Sy ibu dg 4 anak laki2, sangat ingin berpartisifasi dlm gerakan membentengi anak2 dfg iman yg baik. Membangun generasi masa depan yg berkualitas. Aamiin.

  119. Allahu Akbar. . merinding saya sewaktu membacanya, teringat dulu bagaimana saya dan kawan-kawan remaja sma begitu sering dan akrab membicarakan pornografi maupun pornoaksi. Saya rasa gerakan yang bisa dilakukan adalah membangun kerangka pemikiran anak menjadi sadar bahwa setiap aktifitasnya selalu ‘dilihat’ oleh Rabb-Nya, Allah SWT. Artinya pendidikan agama yang tak sekedar memahamkan bagaimana cara shalat, namun juga mengajarkan bagaimana berinteraksi dengan wanita, jika ia pria, dan sebaliknya. Btw, saya tertarik untuk berpartisipasi dalam gerakan yang dimaksud, boleh saya tahu bagaimana detilnya? terima kasih.

  120. saya ibu dari 4 anak laki-laki dan 1 anak perempuan….. sangat sangat sangat butuh bergabung dg gerakan ini… bagaimana caranya?

  121. Nangis, ngeri, tertusuk2 hati baca tulisan ini, langsung share k sbnyak2nya rekanan (maaf mba, share dlu baru ijin). Pingiiiin banget ikutan ‘gerakan’ yg mba ungkap d tulisan ini, bagaimana caranya? How to get your personal contact to get more info?

  122. Ya Allah …., سُبحان اللّه ……sebegitu kompleksnya ya. Terus terang, jadi semakin khawatir-kan anak2 saya dan keturunan kami kelak. Ya اللَّه …., kami berlindung kpdMU dalam segala urusan. آمِينَ ياَ رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

  123. subhanallah.. sangat bermanfaat, terimakasih 😀 perhatikan anak dari usia dini karena dari pengalaman saya, saya memiliki dorongan s*x dari usia 5 thn dan itu berlanjut sampai sekarang, dorongan itu hilang ketika saya ingat kematian dan saat benar-benar mendekatkan diri pada sang Pencipta serta ketika melakukan aktifitas outdor yang melelahkan.
    ketika mendidik anak beri penjelasan kenapa anak dilarang melakukan sesuatu, karena ketika saya kecil hanya dilarang membuat saya penasaran dan malah melakukan hal yang dilarang tersebut.

  124. سُبْحَانَ اللّهُ وَاَلْحَمْدُلِلّهِ وَلاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ اَللّهُ اَكْبَرُ
    .., Sangat bermanfaat, izin share akhi..

  125. Pingback: husnakumala's Blog

  126. luar biasa, dikupas dari semua sisi.
    flashback, kayaknya saya salah satu korban “ON” yang ga bisa “OFF” perlu rem double cakram, 18 Piston sekalipun sulit distop.
    ijin copas n share diblog saya, agar saya mudah membacanya berulang. saya rubah judulnya ya Pa, “Awas Rem Blong”.
    thanx

  127. Pingback: Next Posting | jktp232w

  128. Saya mau share ya bpk ibu, saya dulu jaman kecil dididik dg baik oleh ayah ibu saya, saya jadi anak baik2 sampai kuliah dan lulus.. Kemudian kerja..Tapi gangguan justru datang dari saudara perempuan saya.. Menantang.. Masa kamu ga pernah nonton bokep sih.. Kamu Normal apa kagak.. Kalo cowok normal pasti pernah nonton bokep … Saat itu entah kenapa kata2 itu terulang berkali2 di kepala saya, membuat saya tertantang pada hal2 yg belum pernah saya lakukan sebelumnya.. Mulai onani, nonton bf, baca cerita porno di internet.. Dan saya pun mulai addicted sejak saat itu.. Sampai saat ini sudah 5 thn saya kecanduan.. Saya juga hampir terjerumus ke dalam zina karena ajakan sepupu saya yg ngajak booking cewek.. Disisi lain memang saat itu saya waktunya menikah.. Tapi pernikahan ga semudah yang saya bayangkan.. Karena pernikahan membutuhkan banyak faktor pertimbangan.. Kadang saya iri dg teman2 yg mudah sekali dapat jodoh.. Saran bwt bpk ibu, jika anak anda kelak ingin menikah jangan dipersulit dengan berbagai alasan yg tidak rasional ya.. Apalagi alasan ekonomi.. Banyak teman saya yg sebelumnya gajinya dibawah saya jadi meningkat pemasukannya setelah menikah .. Bahkan akan lebih baik jika setelah dapat kerja anda carikan jodoh .. Jaman sudah berubah pesat.. Pilihannya hanya antara perzinaan dini atau pernikahan dini yang akan anak anda alami.. Baik laki2 maupun perempuan..
    Juga saya mohon doa dari teman2 sekalian agar saya bisa dilancarkan untuk menikah 🙂

  129. Saya mengapresiasi setiap orang yang nulis kerna saya sendiri juga kadang nulis.

    1. Pertama kurang sreg ama judulnya, meski saya ngerti fokus kerjaan mba kontributor tapi sesungguhnyalah tontonan maja najwa edisi Risma terlalu kerdil untuk hanya di ambil sisi pornografi pada anak sebab jelas-jelas tema besarnya di sana jauh lebih agung yaitu tentang keluhuran budi seorang pemimpin yang bahkan siap mati demi mengemban amanah kesejahteraan rakyat (udah langka!) so baiknya jangan di amputasi lah…
    2. Mbakyu saya, Septianiek Asiah usai baca artikel ini jadi gampang sensi, seperti misalnya saya lagi ngidupin tv eh tahu-tahu Do’i ngomel2 katanya jangan sembarangan ngidupin tv klo ada anaknya (kebetulan ponakan ane cowo). Kadang2 ane juga suka liat tu ponakan suka bengong di depan tv kayaknya pengen nonton tapi takut diomelin emaknya. Kayaknya kakak perempuan ane tu baca artikel g tuntas sampe ke soal perang value.
    3. Sebagai seorang sekuler liberal ane juga sempat tersinggung waktu dianggap memaksakan tontonan sama ponakan (padahal g tau apa2), lagian gimana mungkin ane yang merasa pernah jadi ‘korban’ doktrin cuci otak mental benteng lalu akan mencuci otak (apalagi ponakan sendiri). Sebagai orang yang menjunjung tinggi penumbuhan kesadaran ketimbang hasil doktrin tentu nggak mungkinlah ane menjalankan tuduhan itu cuz ane udah ngerasa betul doktrin itu buruk karena pernah bikin ane trauma. Intinya si bukan mau nyalahkan siapa atau siapa, cuma tuduhan fitnah itu sedikit banyak ya tetap rasanya menyakitkan (meskipun udah rada kebal). Hahaha…

    • Udah lah bro, mending masa depan ponakan anda atau kepuasan kebebasan anda. Sebagai seorang korban pornografi saya sangat mendukung langkah kakak anda. Jangan pula misalkan anda didoktrin politik kampus misalkan kemudian anda lampiaskan kemarahan anda pada dukungan kepada pornografi atas nama kebebasan. Siapa bilang ponakan anda ga tau apa2 atau jgn2 anda yg ga normal. Jaman kecil umur 5 thn saya sudah maaf, ereksi, liat cewek pake rok mini di tv. Ingat jaman warkop dki. Juga udah mulai attract kalo liat cewek pake baju mini. Pernah ga sengaja ngintip tante mandi n keterusan, yup, saat saya berusia 5 thn. Untung ortu saya mengajari saya dg baik sehingga hal2 seperti itu tidak muncul ke permukaan dan menjadikan saya maniak.. Yah sampai seperti yg saya ceritakan sebelumnya..

  130. Terimakasih sekali atas informasi yang diberikan… saya ikut sedih dan menangis..Ijin share ya.. bgm caranya utk bs begabung?

  131. Pingback: Apa kabar generasi muda Indonesia? | Ria Nurfitriani Dewi

  132. Pingback: Awas Rem Blong | Triyanto Banyumasan Blogs

  133. Pingback: Karena Bu Risma | farialnaftalin

  134. Pingback: Karena Bu Risma | Wa1darma1's Blog

  135. Saya mau gabung ya mba. Anak saya 2 lanang semua. Yang besar baru 2 tahun. Harus banyak2 ngilmu biar bisa menuuntun mereka. Terima kasih

  136. Nambahi,
    Kalo terlanjur terpapar dan on, satu2nya jalan adalah menikah.
    Masalahnya biasanya ada di cinta/chemistry karena tipikal anak mesjid yg ga pernah pacaran biasanya bukan tipikal penakluk/pecinta wanita..
    Padahal cinta hanyalah masalah hormonal yg bisa dibangkitkan oleh adanya perhatian/hadiah/sentuhan kulit dsb.. Hellooo thn 2014 masih menganggap cinta itu romeo n juliet, disney love story, sinetron alay, atau artis2 yg nyanyi lagu cinta tapi sama istri sendiri bermasalah.. Ditanbah paparan dari film2 islami yg menggambarkan akhwat idaman adalah cantik, putih, tinggi seperti artis.. Ya emang artis sih .. Hahaha.. Mending percaya psikolog Dr. Stephen covey deh
    ‘Love is a verb. Love – the feeling – is the fruit of love the verb or our loving actions. So love her.’
    Menikah bukan karena cinta tapi karena sex yg halal apakah salah? Insya Allah tidak karena islam mengajarkan sex yang halal adalah ibadah.. Lain dg agama lain yg menganggap sex adalah tabu sampai perlu ada rahib/pendeta/biksu yg ga boleh menikah..
    Saya sendiri sudah membuktikan ta’aruf dg seorang gadis, saling memberi perhatian/hadiah bisa menimbulkan rasa cinta. Menyapa tiap pagi lewat bbm. Walaupun sebelumnya kami hanya teman yg tidak ada rasa apa2.. Ya kaya lagunya “i finnaly found someone” it started over coffe, it started as a friend, its funny how from simple thing the best thing begun”. Selama tujuannya serius dan bukan pacaran IMHO ga masalah :D. Tapi jangan digantung lama2 :D.. Mohon diaminkan jg agar saya bisa sukses..:D

    • aamiin… mas bro….
      komen bermutu banget.. aku jadi bisa belajar…
      oh, ya cinta emang masalah hormonal…
      dan ada ilmu nya juga…
      remaja muslim gak boleh ketinggalan info ini…
      bahwa CINTA itu bisa dipelajari..

  137. Bagus bangeg blog nya jadi nambah wawasan, jd faham apa yg ada di otak anak laki laki.. mau gabung cara nya..????

  138. Pingback: Pembunuhan Sara dan Krisis Moral di Negeri Kita | Hadisome

  139. Saya jadi lebih peduli tentang perkembangan otak anak saya khususnya pendidikan sex untuk usia anak, makasih sangat membantu

  140. Pingback: Save Alfath! | Ayang-Uyang

  141. Reblogged this on Sekar Kenanga and commented:
    Tidak hanya ibu, ayahpun memiliki peran yang tidak bisa diremehkan dalam keluarga. Dua manusia ini yang nantinya akan menjadi pondasi bangunan spiritual, mental dan sikap dari manusia-manusia selanjutnya. Bagi orang tua dan para calon orang tua, bacalah!

  142. Reblogged this on and commented:
    Hmm… Ada ga ya capres yang peduli dengan ini dan menjadikannya program pokok demi masa depan pemuda bangsa ini?? 😮 #menolaklupa #membacakembali

  143. Pingback: Sebuah Kronologi: Dari Rangsangan Seksual Hingga Perilaku Kriminal (Reblog ‘Karena Bu Risma’) | i love my life

  144. Reblogged this on The Mind of Ana and commented:
    Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar. (An-Nisa : 9)

  145. Pas baca ini saya jadi seperti mengulang masa lalu saya saat kecil. Sangat menohok tp sy ko bacanya adem ya. Masa lalu saya benar2 ditelanjangi habis pas baca ini.
    Boleh donk kl ada workshop atau bacaan yg baik seperti ini. Sy nggak mau calon anak saya seperti saya.
    Hebat isi tulisannya, orang yg nulis dan tentu pastinya ALLAH SWT.

  146. Pingback: Jaga Dirimu Baik Baik Wahai Para Ayah | Keluarga R

  147. “Kalo narkoba ngerusak otak di 3 bagian, obesitas ngerusak otak di 2 bagian, pornografi ngerusak otak di LIMA bagian.”

    Permisi untuk penulis.
    Bisa saya minta jurnal/paper ilmiah tentang ini ?

  148. Pingback: air panas di dalam teko | mana mimpimu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s